Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Keong Mas Serang Tanaman Padi di Mamuju

keong mas, tanaman padi, sulawesi barat, mamuju

Posted on 05 Feb 2013. Hits : 304

Para petani di Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mulai mengkhawatirkan serangan keong emas terhadap tanaman padi yang baru mereka tanam seiring dengan curah hujan yang masih intensif hingga saat ini.

"Saat ini para petani makin khawatir dengan hadirnya serangan keong emas yang menyerang tanaman padi di Tommo. Hal ini dipastikan akan berakibat tanaman padi yang baru bermur muda ini terancam mati," kata Ketua Kelompok Tani Makmur Mamuju, Sunarto, di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan serangan keong emas bukan kejadian pertama, namun sudah sering terjadi, sehingga mereka sering merugi.

Ia mengatakan merebakknya serangan hama tersebut akibat curah hujan sejak awal Januari 2013 hingga saat ini masih intensif, sementara petani setempat baru memasuki musim tanam.

"Untuk mengatasi serangan hama keong emas ini maka petani melakukan pemberantasan hama secara manual dengan cara dipungut," katanya.

Namun demikian, kata dia, upaya memberantas hama itu dengan cara manual dianggap kurang efektif karena hanya mampu mengatasi hingga 50 persen.

"Hama keong emas ini memakan tanaman padi yang berusia muda sehingga menyebabkan tanaman padi menjadi mati," kata dia.

Ia memprediksi jika serangan hama itu terus berlarut, dipastikan produksi tanaman padi akan berkurang drastis.

"Jika merujuk dari kejadian sebelumnya maka serangan hama keong emas ini mampu menurunkan produksi tanaman. Biasanya, jika hama keong menjadi-jadi maka hasil panen petani hanya mampu menghasilkan 12 kuintal per hektare," katanya.

Sunarto menyatakan panen petani jika normal atau tanpa ada serangan hama, mampu menghasilkan hingga enam ton per hektare.

Ia mengharapkan pemerintah daerah setempat memberikan perhatian dengan mencari solusi agar serangan hama itu bisa diatasi. (ant/as)

Presiden Myanmar Kunjungi 3 Negara Eropa

Presiden Myanmar U Thein Sein Senin meninggalkan Nay Pyi Taw untuk kunjungan resmi 10 hari ke tiga negara di Eropa Barat - Jerman, Swiss dan Belanda, kata sumber-sumber resmi.

ISEI : Indonesia Harus Mulai Pembaruan Institusi Ekonomi

Indonesia dalam jangka pendek harus mulai pembaruan institusi ekonomi dan mutu modal manusia, kata Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Edy Suandi Hamid.

Pemkab Kesulitan Bebaskan Lahan 'Bypass'

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih kesulitan merampungkan proses pembebasan lahan untuk proyek pembangunan "bypass" Bandara Internasional Lombok tahap II karena adanya kenaikan harga lahan.

Presiden SBY Buka Rapim KPI 2014

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka rapat pimpinan (rapim) Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2014 di Istana Negara, Jakarta, Selasa.

Indonesia Jadi Panutan Kurikulum Anak Berkebutuhan Khusus

Indonesia menjadi panutan atau 'role model' bagi penerapan kurikulum anak berkebutuhan khusus di negara anggota organisasi Internasional Council for Education of People With Visual Impairment (ICEVI).