Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kendaraan Satu Arah Kota Malang Segera Diujicobakan

penerapan jalur kendaraan, kota malang, ujicoba

Posted on 04 Nov 2013. Hits : 312

Penerapan jalur kendaraan satu arah di sejumlah titik di Kota Malang, Jawa Timur, khususnya di kawasan kampus Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim segera diujicobakan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Subari di Malang, Senin, mengemukakan seluruh persiapan infrastruktur penunjang kendaraan satu jalur tersebut sudah tuntas, sehingga bisa segera diujicobakan.

'Kemungkinan besar Rabu (6/11) kendaraan satu jalur ini mulai diterapkan, namun akan tetap disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Selama masa ujicoba ini, akan menjadi bahan evaluasi jalur,' ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Subari, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menentukan dimulainya jam uji coba satu jalur. Dan, evaluasi satu jalur ini akan dilakukan secara rutin sebelum ditetapkan menjadi kebijakan permanen.

Ia mengakui segera diterapkannya uji coba satu jalur tersebut karena peraturan wali kota (Perwali)-nya sudah diterbitkan oleh Wali Kota Malang Moch Anton belum lama ini.

Selain itu infrastruktur jalan juga sudah disiapkan dan Dishub juga telah memasang 60 unit rambu lalu lintas di sepanjang lokasi satu jalur tersebut, yakni mulai Jalan Mayjen Haryono, Jalan Mayjen Panjaitan, Jalan Bogor, Jalan Veteran hingga Jalan Gajayana.

Menurut Subari, marka jalan khusus untuk angkutan kota (angkot) di kawasan Jalan Sumbersari, Jalan Gaj ayana, Jalan Mayjen Har yono dan Jalan Mayjen Panjaitan hingga J alan Bogor juga sudah tuntas, termasuk pembukaan perempatan baru di Jalan Bogor dan Veteran.

Menyinggung sosialisasi diterapkannya kendaraan satu jalur tersebut, Subari mengatakan sudah dilakukan beberapa kali, termasuk di kalangan sopir angkot. 'Para pengemudi angkot tidak masalah dengan penerapan kendaraan satu jalur ini,' tegas Subari.

Menanggapi segera diberlakukannya kendaraan satu jalur tersebut sejumlah sopir angkot mengaku memberikan dukungan dengan catatan harus ada petugas yang disiagakan di area jalur satu arah itu agar kendaraan pribadi tidak sampai menyerobot jalur angkot.

'Petugas harus selalu siaga karena jalur ini masih baru. Kemungkinan masih banyak pengendara yang belum tahu dan kalaupun sudah tahu, dikhawatirkan kendaraan pribadi akan masuk jalur angkotdan sebaliknya ank ot masuk jalur kendaraan lain ,' tegas Subar uno, salah seorang sopir angkot jurusan Landungsari-Gadang.(ant/rd)

Pembantaian Penyu Masih Terjadi di Jayapura

Pembantaian penyu yang dilakukan para nelayan di Jayapura masih sering kali terjadi, hal ini nampak dari dijualnya daging penyu di tempat penjualan ikan (TPI) Hamadi Kota Jayapura.

Akreditasi Perguruan Tinggi Kadang Tidak Akurat

Mantan rektor UIN Jakarta Prof Komaruddin Hidayat mengatakan akreditasi perguruan tinggi kadang tidak akurat sehingga tidak menggambarkan kondisi sistem pendidikan yang sebenarnya.

Penyedotan Pasir Dasar Laut Kadatua Masih Marak

Penyedotan pasir di dasar laut Pulau Kadatua, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara oleh warga setempat masih marak meski pemerintah setempat telah mengeluarkan larangan penyedotan pasir di dasar laut wilayah Buton Selatan.

Presiden Lepas 798 Guru ke Daerah Terpencil

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas 798 guru yang bakal bertugas di daerah terpencil di seluruh Indonesia.

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bebas Pilih Tempat Pendaftaran

Peserta program BPJS Ketenagakerjaan diberikan keleluasaan untuk menentukan tempat pendaftaran di kantor cabang mana saja di seluruh Indonesia.