Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kecamatan di Yogyakarta Mulai Terapkan "Paten"

paten, pelayanan administrasi terpadu kecamatan, yogyakarta

Posted on 12 Dec 2012. Hits : 447

Yogyakarta menjadi kota/kabupaten pertama di DIY yang menerapkan pelayanan administrasi terpadu kecamatan atau Paten sebagai awal dari pelaksanaan pelimpahan kewenangan ke kecamatan.

"Meskipun peluncuran program dilakukan di Kecamatan Mergangsan, namun seluruh kecamatan di Yogyakarta siap melaksanakan pelayanan administrasi terpadu kecamatan (Paten) sehingga pelayanan di kecamatan menjadi pelayanan prima," kata Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan Kota Yogyakarta Achmad Fadli di sela-sela peluncuran Paten di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, pelaksanaan pelimpahan kewenangan ke kecamatan tersebut sesuai dengan Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 52 Tahun 2012.

Dalam beberapa hari terakhir, lanjut dia, banyak kecamatan yang sudah mulai mengubah ruangan agar pelayanan bisa dilakukan dalam satu ruangan khusus.

Fadli menargetkan, pelayanan administrasi terpadu kecamatan tersebut sudah dapat berjalan dengan sempurna baik fasilitas dan mekanisme pelayanannya pada 7 Juni 2013 atau bertepatan dengan ulang tahun Pemerintah Kota Yogyakarta.

Di Kecamatan Mergangsan, terdapat sebuah ruangan khusus yang letaknya sangat strategis sebagai tempat untuk memberikan pelayanan administrasi terpadu tersebut.

Di dalam ruangan tersebut, masyarakat bisa melakukan pelayanan administrasi kependudukan dan perizinan mulai dari izin pedagang kaki lima, izin gangguan, izin mendirikan bangunan dengan luasan kurang dari 100 meter persegi, izin pondokan dan izin pemakaman.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Imam Priyono mengatakan, Paten adalah program pelayanan desentralisasi yang diharapkan mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

"Pelayanan yang semakin cepat tersebut sangat diperlukan karena aktivitas dari semua sektor baik lingkungan, ekonomi dan sosial membutuhkan waktu yang dinamis. Ini juga akan mendukung kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sistem pelayanan ini, lanjut Imam, akan terus disempurnakan sehingga pelayanan bisa semakin baik dari waktu ke waktu.

Camat Mergangsan Marjuki mengatakan, pelayanan administrasi terkait kependudukan dan perizinan sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu.

"Namun sekarang sudah semakin disempurnakan. Ada ruangan khusus untuk memberikan layanan secara terpadu ini. Terkadang, kendalanya adalah waktu saat mereka membutuhkan tanda tangan camat," katanya.

Sementara itu, Camat Umbulharjo Agus Winarto mengatakan, sejak empat tahun lalu sudah dilakukan pelayanan terpadu untuk perizinan pedagang kaki lima dan adminstrasi kependudukan.

"Hanya saja, untuk mendukung Paten ini, ruangan masih harus diperbaiki agar lebih nyaman termasuk ada tempat duduk untuk masyarakat saat melakukan layanan," katanya.

Jumlah petugas yang memberikan layanan, lanjut Agus, juga masih terbatas hanya lima orang sehingga masih dibutuhkan tambahan dua orang petugas.

"Selama ini, pelayanan kepada masyarakat juga bisa dilakukan dengan baik dan tetap memenuhi standar waktu yang sudah ditetapkan," katanya. (ant/ed)

PSA Ambon Taklukan Vv Jong Ambon Belanda

Persatuan Sepak Bola Ambon (PSA) menaklukan SV Jong Ambon 2-1 dalam pertandingan persahabatan di lapangan Merdeka Ambon, Jumat.

Pembangunan Tol Medan-Kualanamu Sudah 30 Persen

Pembangunan jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi atau MKTT sudah memasuki tahap konstruksi seksi 1 dan 2 Medan-Kualanamu sepanjang 17,8 km dengan capaian realisasi mencapai 30 persen.

DPD Ingin Ruu Pertanahan Segera Disahkan

Anggota Komite I DPD, Abdul Azis Khafia menginginkan agar RUU Pertanahan segera disahkan MPR untuk melengkapi dan menyempurnakan Undang-Undang Pokok Agraria (UU PA) Tahun 1960.

Karimansyah Tutup Diklat Usai Dilantik Jadi Sekda

Sekretaris daerah kabupaten (Sekdakab) Aceh Tengah Karimansyah menutup secara resmi Diklatpim IV angkatan III yang berlangsung di kabupaten setempat.

Indonesia Miliki Potensi Besar Dalam MEA

Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, agar tidak kehilangan momentum, Indonesia harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan daya saing baik dari infrastruktur, lingkungan investasi, produksi, serta sumber daya manusia.