Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Karang Taruna Ketapang Bina Remaja Nakal

karang taruna, ketapang, remaja nakal, remaja

Posted on 13 Jan 2013. Hits : 568

Karang Taruna Ketapang Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, membina para remaja yang terlibat kenakalan di daerah setempat.

"Kami berupaya merubah pola pikir dan kebiasaan negatif generasi muda itu melalui tukar pendapat, musyawarah, kegiatan-kegiatan positif lainnya seperti kerja bakti, membantu korban bencana sosial dan alam," ujar Ketua Karang Taruna Ketapang, Muhamad Setiawan di Pangkalpinang, Minggu.

Ia menjelaskan, dalam merubah pola pikir dan kebiasaan generasi muda yang negatif menjadi positif ini, kami berupaya membuka peluang-peluang usaha seperti pengelolaan parkir kendaraan, budidaya ikan air tawar, beternak ayam dan lainnya.

Selain itu, kata dia, kami berupaya memutus mata rantai atau jaringan peredaran narkoba, miras, pornografi dan lainnya.

"Kami bekerja sama dengan aparat kepolisian ikut mengawasi lingkungan masyarakat dari peredaran barang-barang yang merusak moral generasi muda," ujarnya.

Menurut dia, saat ini, tingkat kenakalan remaja seperti penyalahgunaan obat-obatan (narkoba, miras, pemerasan, seks bebas dan lainnya sudah cukup mengkuatirkan karena tidak adanya bimbingan atau wadah untuk menampung aspirasi atau kegiatan positif mereka.

"Selama ini, wadah untuk membimbing aspirasi dan kegiatan pemuda ini masih belum berjalan optimal, sehingga kenakalan remaja ini semakin tinggi dan mengganggu keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan, pemicu kenakalan remaja ini karena mereka tidak memiliki peluang pekerjaan seiring masih rendahnya sumber daya manusia (SDM) dan keterampilan pemuda untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Selama ini, kepedulian tokoh masyarakat dan pemerintah daerah terhadap pemuda ini kurang, sehingga tingkat pengangguran dan kriminalitas akan semakin meningkat," ujarnya.

Menurut dia, selama ini, tokoh masyarakat, pemerintah daerah tidak merasa peduli dengan hak, aset pemuda dalam pembangunan daerah.

"Peran pemuda ini besar dalam pembangunan, apabila tidak ada upaya pemberdayaan pemuda ini tentu tingkat kenakalan remaja, kriminalitas dan permasalahan sosial lainnya akan semakin tinggi dan menjadi permasalahan tersendiri bagi pemerintah dalam percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, kami berharap pemerintah untuk lebih memperhatikan generasi muda ini melalui pelatihan keterampilan kerja sehingga pemuda bisa membuka usaha dan kegiatan positif lainnya.

"Mari kita sama-sama membangun sumber daya manusia (SDM) pemuda kearah yang lebih baik, untuk menekan kenakalan remaja, kriminalitas dan permasalahan sosial lainnya," ujarnya.(ant/ ap)

BPBD Terkendala Alat Berat Bersihkan Material Longsoran

Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Limapuluh Kota, Sumatera Barat, masih terkendala guna membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan alternatif Sumbar-Riau karena hingga Senin sore alat berat belum juga datang ke lokasi kejadian.

Nelayan Pengastulan Butuh Jaminan Kesehatan

Sebagian besar nelayan di Desa Pengastulan, Gerogak, Kabupaten Buleleng, Bali, membutuhkan kartu jaminan kesehatan, mengingat mereka belum mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan 'Getas Bakar' Disabilitas

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang dari Fakultas Ilmu Komputer (Filkom), menciptakan alat peringatan kebakaran bagi para penyandang disabilitas, yakni berupa gelang untuk disabilitas sebagai alat kebakaran atau "Getas Bakar".

Hari Pertama 800 Orang Kunjungi Istana Open

Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor, Jawa Barat mencatat jumlah pengunjung di hari pertama Istana Open mencapai 800 orang dari total yang telah mendaftar sekitar 5.

Polisi Ringkus Dua Karyawan Salahgunakana Solar Bersubsidi

Kepolisian Resor Temanggung Jawa Tengah meringkus dua karyawan PT Barokah Agawe Makmur (BAM) Temanggung karena telah menyalahgunakan solar bersubsidi untuk keperluan pabrik kayu lapis tersebut.