Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Guru PAUD Diharapkan Ketahui Karakteristik Anak Didik

pendidikan anak usia dini, mengetahui karakter

Posted on 20 Mar 2013. Hits : 515

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor Hj Fauziah Diani Budiarto mengharapkan guru pendidikan anak usia dini (PAUD) lebih mengetahui karakter masing-masing anak didiknya.

"Paling tidak mengetahui psikologis dari anak-anak tersebut, karena tidak semua anak mempunyai karakter yang sama," katanya di Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Memberikan tanggapan terkait pelatihan guru PAUD yang termasuk dalam program kerja Pokja II tahun 2013, ia mengatakan selain untuk meningkatkan kualitas SDM guru PAUD, pelatihan juga bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dalam memberikan pembelajaran kepada anak-anak didik.

"Juga untuk membekali guru PAUD dengan pengetahuan dan keterampilan mengajar," katanya.

Ia mengatakan, dengan mengikuti pelatihan secara periodik, Fauziah berharap para guru PAUD juga dapat dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan mengajar, mulai dari cara belajar yang menyenangkan, gaya belajar anak dan cara menanamkan karakter.

Ketua penyelenggara pelatihan Anie Agung menambahkan kegiatan itumengusung tema "Dengan Pembekalan Guru PAUD Mari Kita Wujudkan Anak-Anak Indonesia Menjadi Anak Yang Berkarakter".

Ia menjelaskan, sebanyak 250 guru PAUD se-Kota Bogor mengikuti pelatihan yang menghadirkan nara sumber pemerhati PAUD, yakni Tuti Gunawan dan Alisa.

Kegiatan itu, kata dia, sekaligus menyosialisasikan wawasan tentang stimulasi berbahasa yang sesuai dengan kinerja otak anak usia dini dan meningkatkan gairah mengajar untuk guru PAUD.

Berinovasi Pada bagian lain, Fauziah Diani Budiarto berharap pendidik PAUD harus dapat berinovasi, berintegrasi sehingga tumbuh kembang anak bisa optimal.

Menurut dia, dengan pendidikan yang berkarakter dapat meningkatkan kompetensi guru PAUD melalui pengembangan mutu pembelajaran PAUD.

"Sehingga tidak terjadi salah kaprah dalam memberikan pembelajaran," katanya.

Ia mengatakan, belakangan ini banyak ditemukan pelanggaran terhadap norma sosial dan agama.

Kondisi itu, kata dia, disebabkan oleh gagalnya para pendidik dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak usia dini.(ant/rd)

Pemprov DKI Luncurkan Sistem Retribusi Autodebet PKL

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan sistem pembayaran retribusi kios pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Gunung Sahari melalui autodebet.

Penambahan Pilkada Diaji Ulang

Pemerintah Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, mengkaji ulang usulan penambahan dana pemilihan kepala daerah yang diajukan Komisi Pemilihan Umum setempat sebesar Rp20 miliar.

Gubernur : Mega Proyek Sulut Senilai Rp35 Triliun

Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang usai melakukan kunjungan ke Tiongkok bersama rombongan Kementerian Ekonomi dan Perdagangan memperkirakan investasi mega proyek di daerah ini akan menyentuh nilai Rp35 triliun.

Kendari Anggarkan Pembangunan Tambat Labuh Rp66 Miliar

Pemerintah Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, menganggarkan Rp66 miliar untuk pembangunan tambat labuh di Teluk Kendari.

Disperindag Kota Bogor Tarik Peredaran Apel Amerika

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, Jawa Barat, menarik peredaran dua jenis apel Granny Smith dan Galal Royal asal Amerika Serikat yang dilaporkan terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes.