Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Gubernur Sulteng Lantik 166 Pejabat

pemerintahan provinsi, kepala biro, pelantikan pejabat

Posted on 08 Feb 2013. Hits : 555

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola melantik 166 pejabat eselon II dan III dan berharap para pejabat ini akan menjadi tim yang solid untuk mewujudkan visi dan misi pemerintahan provinsi periode 2011-2016 di Palu, Jumat.

Pejabat yang dilantik tersebut terdiri atas 35 pejabat eselon II mulai dari tingkat asisten setprov, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kepala badan sampai kepala biro di lingkungan Setprov Sulteng serta 131 pejabat esleon III di hampir seluruh SKPD dan Badan Otonomi Daerah serta Badan Nasional Narkoba Provinsi (BNNP).

Gubernur Longki Djanggola mengemukakan pelantikan pejabat yang cukup besar itu dilakukan sehubungan dengan pembentukkan sejumlah SKPD dan badan yang baru seperti Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Tata Ruang yang sebelumnya menyatu pada Dinas Pekerjaan Umum.

Pemprov juga membentuk Dinas Komunikasi dan Informatika yang sebelumnya bergabung di Dinas Perhubungan serta Badan Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah sebagai pengembangan dari Biro Keuangan Pemprov Sulteng.

Beberapa pejabat juga dilantik kembali karena perubahan nama jabatan (nomenklatur) seperti Asisten Bidang Tata Praja menjadi Asisten Bidang Pemerintahan Baharaddin HT serta Asisten Ekonomi dan Pembangunan menjadi Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menjadi Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kepala Dinas Pendidikan mejadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Di lingkungan Kantor Gubernur juga dibentuk sebuah biro baru, yakni Biro Administrasi Otonomi Daerah yang terpisah dari Biro Pemerintahan Umum.

Beberapa pejabat eselon II yang dilantik adalah Asisten Pemerintahan Baharuddin HT, Asisten Ekbang dan Kesra Elim Somba, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abubakar Almahdali, Kepala Badan Keuangan dan Pengelolaan Asset Daerah Eda Nur Eli, Kepala Dinas Perhubungan Hindro Surachmat, Kepala Dinas Kesehatan Asy'ari Arsad dan dr. Abdullah sebagai Kepala RSU Undata Palu.

Gubernur berharap semua pejabat menjadi tim yang solid untuk mewujudkan visi-misi pemerintah provinsi yakni menjadikan Sulteng daerah yang sejajar dengan provinsi maju di kawasan timur Indonesia melalui agribisnis dan kelautan dan SDM yang berdaya saing.

"Alhamdulillah, selama dua tahun pemerintahan ini berjalan, Sulteng mencatat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi yakni 9,17 persen pada 2011 dan 9,28 persen pada 2012 dan merupakan yang tertinggi ketiga di Indonesia setelah Papua Barat dan Sultra," katany.

Gubernur Longki juga meminta semua pejabat memberikan pencitraan yang baik kepada seluruh masyarakat melalui peningkatkan kinerja di unit kerjanya masing-masing, kerja sama yang baik, terus berinovasi, konsisten memberikan teladan, berintegritas dan netral terhadap semua golongan.(ant/rd)

Upaya Terobosan Teknologi Ciptakan Air Bersih Siap Minum

Upaya terobosan teknologi telah berhasil menciptakan pemurnian air kotor menjadi air bersih siap minum di berbagai penjuru daerah Indonesia.

Palu Belum Laksanakan UN SMP Berbasis Komputer

Kota Palu, Sulawesi Tengah, belum bisa melaksanakan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan sederajat berbasis komputer (computer based test/CBT) pada 2015.

Pengadaan Gabah Bulog Pekalongan Capai 2.600 Ton

Pengadaan gabah oleh Badan Urusan Logistik Sub Divisi Regional (Sub Divre) Pekalongan, Jawa Tengah, pada Januari hingga Maret 2015 tercatat sebanyak 2.

PT Timah Kehilangan Cadangan Senilai Rp20 Triliun

PT Timah (Persero) Tbk menyatakan kehilangan cadangan eksplorasi timah senilai Rp20 triliun lebih karena maraknya penambangan ilegal di wilayah izin usaha penambangan (IUP) perusahan milik negara itu di Provinsi Bangka Belitung.

PDIP Sumsel Targetkan Sapu Bersih Cabup Pilkada

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Sumatera Selatan menargetkan akan menyapu bersih calon bupati dan wali kota pada enam kabupaten/kota pada pilkada di provinsi tersebut tahun 2015.