Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Gubernur NTT Kunjungi Korban Banjir Benenain

frans lebu raya, korban banjir

Posted on 25 Feb 2013. Hits : 234

Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya, Senin, mengunjungi para korban banjir luapan Sungai Benenain, di Kabupaten Belu, wilayah yang berbatasan darat dengan Timor Leste.

"Kunjungan ke Benenain ini untuk melihat dari dekat, kondisi para korban dan bantuan-bantuan apa saja yang diperlukan oleh para korban, kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya di Kupang, Senin, sebelum bertolak ke Atambua, Belu.

Kunjungan ke lokasi bencana alam itu menggunakan helikopter milik TNI dengan langsung turun di Malaka, calon Ibu Kota Kabupaten Malaka karena kondisi jalan dari Atambua menuju lokasi, terganggu tanah longsor.

Selain itu, untuk mencapai lokasi itu dari Kupang melalui jalur darat membutuhkan waktu sekitar 10 jam lebih.

Ribuan rumah penduduk di Kecamatan Malaka, Kabupaten Belu, terendam banjir, luapan Sungai Benenain.

Wakil Bupati Belu Lodovikus Taolin yang dikonfirmasi secara terpisah mengakui adanya luapan banjir Sungai Benenain, selama beberapa hari terakhir ini dan mengakibatkan rumah-rumah warga terendam.

Luapan Sungai Benenain itu juga merusak tanaman dan menyeret ternak-ternak milik warga.

Dia mengatakan pemerintah telah mengirim bantuan makanan, terpal, dan selimut ke lokasi bencana.

Camat Malaka Barat Anselmus Nahak secara terpisah mengatakan sembilan desa terendam banjir Sungai Benenain.

Sembilan desa yang dilanda banjir akibat tanggul sungai itu jebol, adalah Umatoos, Fafoe, Lasaen, Rabasa, Hai, Sikun, Loomota, Sukabilulik, dan Umalor.

Dia memperkirakan hingga Maret, luapan banjir di daerah itu akan menjadi ancaman serius karena tanggul penahan banjir yang jebol belum diperbaiki.

Menurut Nahak, pada 2012 masyarakat secara swadaya menutup air dengan membuat tanggul darurat, akan tetapi tidak mampu menahan banjir kiriman dari kabupaten-kabupaten tetangga, seperti Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan.(ant/rd)

Pengamanan Kotak Suara Hingga Pleno

Pengamanan dan pengawalan kotak suara Pemilihan Umum Legislatif 2014 masih akan terus dilakukan hingga pelaksanaan rapat pleno penghitungan suara tingkat provinsi, demikian kata Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono.

FGII Pertanyakan Keterlambatan Pencarian Dana UN

Dewan Pimpinan Pusat Forum Guru Independen Indonesia mempertanyakan pemerintah yang belum mencairkan pendanaan untuk pelaksanaan Ujian Nasional 2014, padahal UN tingkat sekolah menengah atas sederajat berakhir hari ini.

Rakyat Terancam Kelaparan

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Ban Ki-moon Rabu memperingatkan bahwa lebih dari satu juta orang di Sudan Selatan beresiko kelaparan.

Dispenda Kendari Minta Lurah Sosialisasikan Retribusi Sampah

Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), meminta kepada seluruh lurah di daerah itu untuk aktif melakukan sosialisasi terhadap retribusi sampah.

UNICEF Kecam Penculikan 100 Siswi

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Ban Ki-moon dan Dana Anak-anak PBB (UNICEF) Rabu mengutuk penculikan sekitar 100 siswi dari asrama mereka di Nigeria timurlaut sehari sebelumnya dan menyerukan pembebasan segera mereka.