Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Gubernur NTT Kunjungi Korban Banjir Benenain

frans lebu raya, korban banjir

Posted on 25 Feb 2013. Hits : 268

Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya, Senin, mengunjungi para korban banjir luapan Sungai Benenain, di Kabupaten Belu, wilayah yang berbatasan darat dengan Timor Leste.

"Kunjungan ke Benenain ini untuk melihat dari dekat, kondisi para korban dan bantuan-bantuan apa saja yang diperlukan oleh para korban, kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya di Kupang, Senin, sebelum bertolak ke Atambua, Belu.

Kunjungan ke lokasi bencana alam itu menggunakan helikopter milik TNI dengan langsung turun di Malaka, calon Ibu Kota Kabupaten Malaka karena kondisi jalan dari Atambua menuju lokasi, terganggu tanah longsor.

Selain itu, untuk mencapai lokasi itu dari Kupang melalui jalur darat membutuhkan waktu sekitar 10 jam lebih.

Ribuan rumah penduduk di Kecamatan Malaka, Kabupaten Belu, terendam banjir, luapan Sungai Benenain.

Wakil Bupati Belu Lodovikus Taolin yang dikonfirmasi secara terpisah mengakui adanya luapan banjir Sungai Benenain, selama beberapa hari terakhir ini dan mengakibatkan rumah-rumah warga terendam.

Luapan Sungai Benenain itu juga merusak tanaman dan menyeret ternak-ternak milik warga.

Dia mengatakan pemerintah telah mengirim bantuan makanan, terpal, dan selimut ke lokasi bencana.

Camat Malaka Barat Anselmus Nahak secara terpisah mengatakan sembilan desa terendam banjir Sungai Benenain.

Sembilan desa yang dilanda banjir akibat tanggul sungai itu jebol, adalah Umatoos, Fafoe, Lasaen, Rabasa, Hai, Sikun, Loomota, Sukabilulik, dan Umalor.

Dia memperkirakan hingga Maret, luapan banjir di daerah itu akan menjadi ancaman serius karena tanggul penahan banjir yang jebol belum diperbaiki.

Menurut Nahak, pada 2012 masyarakat secara swadaya menutup air dengan membuat tanggul darurat, akan tetapi tidak mampu menahan banjir kiriman dari kabupaten-kabupaten tetangga, seperti Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan.(ant/rd)

Arus Balik Melalui Pelabuhan Masih Berlangsung

Arus balik melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang masih berlangsung hingga saat ini, kata Manajer SDM dan Umum PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas Nugroho Cristianto.

Bus Sugeng Rahayu Terguling di Ngawi

Satu unit Bus Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Semarang, Kamis (30/7) malam terguling di Jalan Raya Ngawi-Solo Km 6, Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, hingga membuat puluhan penumpangnya terluka.

Pembangunan Jalan Akses Tol Priok Butuh Rp4,9 Triliun

Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Tol Akses Tanjung Priok diperkirakan membutuhkan dana hingga Rp4,9 triliun, kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hediyanto W Husaini.

Rasio Kredit Bermasalah UMKM Sulsel Turun Tipis

Rasio kredit bermasalah atau 'Non Performing Loan' (NPL) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Sulawesi Selatanturun tipis dari 5,41 persen pada bulan Mei menjadi 5,14 persen pada Juni 2015.