Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Gubernur NTT Kunjungi Korban Banjir Benenain

frans lebu raya, korban banjir

Posted on 25 Feb 2013. Hits : 260

Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya, Senin, mengunjungi para korban banjir luapan Sungai Benenain, di Kabupaten Belu, wilayah yang berbatasan darat dengan Timor Leste.

"Kunjungan ke Benenain ini untuk melihat dari dekat, kondisi para korban dan bantuan-bantuan apa saja yang diperlukan oleh para korban, kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya di Kupang, Senin, sebelum bertolak ke Atambua, Belu.

Kunjungan ke lokasi bencana alam itu menggunakan helikopter milik TNI dengan langsung turun di Malaka, calon Ibu Kota Kabupaten Malaka karena kondisi jalan dari Atambua menuju lokasi, terganggu tanah longsor.

Selain itu, untuk mencapai lokasi itu dari Kupang melalui jalur darat membutuhkan waktu sekitar 10 jam lebih.

Ribuan rumah penduduk di Kecamatan Malaka, Kabupaten Belu, terendam banjir, luapan Sungai Benenain.

Wakil Bupati Belu Lodovikus Taolin yang dikonfirmasi secara terpisah mengakui adanya luapan banjir Sungai Benenain, selama beberapa hari terakhir ini dan mengakibatkan rumah-rumah warga terendam.

Luapan Sungai Benenain itu juga merusak tanaman dan menyeret ternak-ternak milik warga.

Dia mengatakan pemerintah telah mengirim bantuan makanan, terpal, dan selimut ke lokasi bencana.

Camat Malaka Barat Anselmus Nahak secara terpisah mengatakan sembilan desa terendam banjir Sungai Benenain.

Sembilan desa yang dilanda banjir akibat tanggul sungai itu jebol, adalah Umatoos, Fafoe, Lasaen, Rabasa, Hai, Sikun, Loomota, Sukabilulik, dan Umalor.

Dia memperkirakan hingga Maret, luapan banjir di daerah itu akan menjadi ancaman serius karena tanggul penahan banjir yang jebol belum diperbaiki.

Menurut Nahak, pada 2012 masyarakat secara swadaya menutup air dengan membuat tanggul darurat, akan tetapi tidak mampu menahan banjir kiriman dari kabupaten-kabupaten tetangga, seperti Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan.(ant/rd)

Pemerintahan Baru Diharap Lebih Perhatikan KTI

Presiden dan wakil presiden terpilih pasangan Joko Widodo-Mohammad Jusuf Kalla (Jokowi-JK) diharapkan memberikan perhatian khusus pada pembangunan infrastruktur di kawasan Timur Indonesia (KTI) yang masih tertinggal dibandingkan dengan kawasan barat Indonesia.

Petugas Kebersihan Masih Dibutuhkan

Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat membutuhkan tambahan petugas kebersihan atau pasukan kuning, guna menjaga kebersihan di setiap jalur di kota itu.

Pertamina DIY Jamin Stok BBM Aman

PT Pertamina Wilayah VI-Yogyakarta memastikan ketersediaan bahan bakar minyak bersubsidi khususnya premium selama Hari Raya Idhul Fitri 1435 Hijriyah aman.

Masjid Kuno Tetapkan Lebaran 27 Juli

Penghulu Masjid kuno Wapaue di Negeri Kaitetu, Kabupaten Maluku Tengah menetapkan 1 Syawal 1435 Hijriyah jatuh pada 27 Juli 2014 Masehi, penetapan tersebut ditentukan berdasarkan kalender hisab kuno berbahasa Arab yang ada di masjid tersebut.

33 Ribu Pemudik Masuk Lewat Tanjung Emas

Sebanyak 33 ribu pemudik masuk lewat Pelabuhan Tanjung Emas dari 13 Juli hingga Kamis, kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Emas Kelas I Semarang Carolus G Sengadji.