Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Sisbun Bengkulu: Perlu Aturan Soal Harga TBS

bengkulu, pengolah sawit, harga pembelian

Posted on 21 Feb 2013. Hits : 324

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu Ricky Gunarwan mengatakan perlu aturan yang menerapkan sanksi terhadap perusahaan pengolah sawit yang tidak mematuhi harga pembelian yang ditetapkan tim penetapan harga tandan buah segar.

"Perlu sanksi tegas sehingga perusahaan wajib menaati keputusan tim penetapan harga TBS yang sudah dibentuk Gubernur," katanya di Bengkulu, Rabu.

Ia mengatakan dalam Permentan nomor 17 tahun 2010 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun tidak ada sanksi bagi perusahaan yang tidak menaati keputusan tim.

Contohnya kata dia, hasil rapat terakhir tim penetapan harga TBS Provinsi Bengkulu tentang harga TBS menetapkan harga rata-rata pembelian sebesar Rp1.106 per kilogram.

Harga rata-rata tersebut ditetapkan sebab pemilik pabrik kesulitan menentukan buah sawit berdasarkan umur tanaman.

Seharusnya harga itu dibagi dua sesuai umur tanaman yakni umur diatas 10 tahun dengan harga Rp1.274 per kilogram dan dibawah 3 tahun Rp937 per kilogram.

"Namun, di lapangan petugas pabrik kesulitan membedakan umur tanaman dari buah yang dihasilkan sehingga dibuat harga rata-rata," katanya.

Tim penetapan harga TBS melakukan rapat dan memperbaharui harga TBS sesuai perkembangan pasar internasional sebanyak dua kali dalam sebulan.

Hasil keputusan tim penetapan harga itu menurut Ricky secara rutin disampaikan kepada perusahaan pabrik kelapa sawit dan pemerintah daerah.

Kenyataannya kata dia, masih banyak ditemui perusahaan yang tidak menaati dan harga TBS sawit di tingkat petani tetap di bawah pembelian harga di tingkat pabrik.

"Sanksi tegas tidak diatur dalam Permen nomor 17 itu sehingga perlu payung hukum lain yang lebih tegas tentang sanksi ini," katanya.

Sementara itu petani sawit di Kabupaten Mukomuko Nurjanah mengatakan harga TBS di tingkat petani saat ini sebesar Rp900 per kilogram.

"Harga ini sudah naik dari sebelumnya bertahan Rp600 hingga Rp700 per kilogram," katanya.(ant/rd)

Bayi Baru Lahir Dibuang Di Pamekasan

Warga Desa Larangan Slampar, Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, Senin (27/7) malam sekitar pukul 22.

Samarinda Tuan Rumah Seminar Internasional Pangan

Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi tuan rumah kegiatan seminar 'International Conference on Food, Agriculture and Culinary Tourism' atau konferensi internasional tentang makanan, pertanian dan pariwisata kuliner 2015.

Daud Yordan Pertahankan Gelar Sekali Lagi

Juara tinju kelas ringan (62,1 kilogram) WBO Asia Pasifik Daud Yordan ingin sekali lagi mempertahankan gelarnya usai mengalahkan petinju Uganda Maxwell Akuwu di Surabaya, Jatim, beberapa waktu lalu.

PM Inggris Temui Pemuda Indonesia Bahas Terorisme

Perdana Menteri Inggris David Cameron dalam kunjungan kenegaraannya ke Indonesia menemui perwakilan pemuda Indonesia salah satunya Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk membahas isu terorisme dan ekstrimisme.

Kaltim Pamerkan Sejumlah Produk Unggulan di JCC

Provinsi Kalimantan Timur akan memamerkan sejumlah produk unggulan masyarakat dalam kegiatan nasional Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya Expo dan Award 2015 di Jakarta Convention Center.