Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Dinkes Sulbar: Angka Kematian Balita Mamuju Tertinggi

dinas kesehatan,nangka kematian bayi, sulawesi barat tertinggi

Posted on 02 Jun 2013. Hits : 320

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat menyatakan angka kematian bayi di Provinsi Sulawesi Barat tertinggi di Kabupaten Mamuju.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, Ahmad Azis di Mamuju, Minggu, mengatakan, angka kematian balita di Mamuju tertinggi diantara Kabupaten lainnya di Sulbar.

Ia mengatakan, angka kematian bayi di Mamuju dianggap tertinggi berdasarkan pendataan yang dilakukan dirumah sakit dan puskesmas.

'Mamuju paling tinggi didapat angka kematian bayinya mencapai 128 kasus, berdasarkan pendataan di puskesmas dan rumah sakit,' katanya.

Menurut dia, setelah Mamuju angka kematian bayi tertinggi kedua terdapat di Kabupaten Polman mencapai 109 kasus, Mamuju 50 kasus dan Mamasa 23 kasus.

Ia mengatakan, karena data itu dirilis dari rumah sakit dan puskesmas maka angka kematian bayi di sejumlah Kabupaten di Sulbar diperkirakan jauh lebih tinggi jika didata dari rumah setiap warga.(ant/rd)

Warga Minta Pemprov Banten Perbaiki Jalan Bojonegara-Merak

Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Aksi masyarakat Bojonegara-Puloampel (Famboja) menemui Plt Gubernur Banten, Rano Karno di Serang, Rabu, menuntut perbaikan jalan Serdang-Bojonegara-Merak (SBM) karena rusak parah.

'Crisis Center' Papua Temukan 226 Kasus Diare

Tim 'Crisis Center' dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua menemukan 226 kasus diare di tiga rumah sakit yang ada di daerah itu.

Mahasiswa ITS Ciptakan 'Smart Solar Panel'

Lima mahasiswa ITS Surabaya berkolaborasi menciptakan inovasi panel surya yang dinamai 'Smart Solar Panel System' (SPS).

Warga Palu Serahkan Senjata Digunakan Saat Bentrok

Warga Kelurahan Kampung Baru, Kota Palu, Rabu, menyerahkan berbagai senjata yang kerap digunakan saat bentrok dengan aparat.

Warga Medan Keluhkan Kerusakan Jalan

Sebagian besar warga yang bermukim di Kecamatan Medan Timur mengeluhkan rusaknya infrastruktur jalan akibat dilakukannya penggalian untuk pemasangan pipa limbah di Jalan Krakatau, Jalan Sutomo dan Jalan Mukhtar Basri, Medan.