Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Daging Busuk ditemukan di Pasar Tradisional Imogiri

pasar tradisional imogiri, dispertahut, daging sapi busuk, tidak layak konsumsi

Posted on 17 Jul 2013. Hits : 185

Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam inspeksi mendadak, Rabu menemukan daging sapi busuk atau tidak layak konsumsi di pasar tradisional Imogiri.

"Meski sudah tidak dijual, namun pedagang kami peringatkan agar segera menyingkirkan dari daging segar lainnya," kata Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Bidang Peternakan Dispertahut Bantul, Witanta, usai Sidak di Pasar Imogiri, Rabu.

Menurut dia, daging sapi busuk sekitar tiga kilogram tersebut bahkan sekitar 1,5 kg diantaranya sudah berwarna kehitaman dan mengeluarkan bau tidak sedap tersebut ditemukan di dalam pendingin daging atau frezer bersama daging segar lainnya.

Saat daging busuk ditemukan, pedagang mengaku sudah tidak menjual karena akan mengembalikan ke pemasok, namun sudah sekitar enam hari daging tersebut masih tersimpan di pendingin akibat tidak laku.

"Seharusnya pendingin daging yang sudah kami fasilitasi dimanfaatkan pedagang dengan sebaik-baiknya, namun ini kan tidak, daging yang sudah tidak layak itu seharusnya tidak disimpen disitu (pendingin)," katanya.

Hal itu, kata dia karena bakteri dan mikroba dalam daging busuk itu sangat kurang bagus untuk frezer maupun daging segar lainnya karena berpotensi tercemar sehingga bisa merugikan masyarakat yang mengkonsumsinya.

"Jadi melalui sidak seperti sekarang ini sangat penting untuk mengantisipasi peredaran daging tidak layak konsumsi. Kami minta pedagang betul-betul memperhatikan kesehatan," katanya.

Ia mengatakan, meski tidak menindak pedagang tersebut, namun pihaknya langsung meminta pedagang untuk membuang daging busuk termasuk memperingatkan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Sementara itu, kata dia untuk daging unggas ataupun daging ayam yang dijual lainnya masih layak konsumsi karena saat sidak tersebut pihaknya juga melakukan pengecekan kadar keasaman dalam daging dengan menggunakan alat tester.

"Untuk yang lainnya seperti daging ayam dan unggas yang dipajang layak konsumsi, hasil dari pengecekan rata-rata masih bagus meskipun ada daging ayam yang warnanya pucat itu karena ada kesalahan saat penangkapan," katanya. (Ant/ed)

Mencari Kembali Perasaan Waktu Muda

Kakek dan Nenek Nurdin yang suami istri sehari-harinya berwatak optimistis dan humoris, tawa riang gembira senantiasa membarengi mereka melewatkan separo hidupnya.

Dinkes: Polusi Asap Riau Dalam Status Berbahaya

Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyatakan polusi asap kebakaran lahan dan hutan mencapai status bahaya pada Selasa, sehingga dinilai sangat membahayakan bagi manusia.

Semak Di Kawasan Kantor Pemprov Babel Terbakar

Semak belukar di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terbakar, sehingga menimbulkan asap yang cukup tebal yang mengganggu suasana kerja pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintahan daerah setempat.

BPBD Simalungun Harapkan Anggaran Bencana Dari Pusat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten Simalungun, Simalungun, mengupayakan adanya bantuan anggaran dari pemerintah pusat untuk penanggulangan bencana alam di daerah setempat sampai akhir 2015.

BPPT Lakukan TMC Di Dua Waduk PLTA

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan upaya teknologi modifikasi cuaca (TMC) guna menanggulangi berkurangnya debit air di Waduk Koto Panjang dan Waduk Singkarak yang merupakan sumber dari pembangkit listrik tenaga air.