Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Daging Busuk ditemukan di Pasar Tradisional Imogiri

pasar tradisional imogiri, dispertahut, daging sapi busuk, tidak layak konsumsi

Posted on 17 Jul 2013. Hits : 147

Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam inspeksi mendadak, Rabu menemukan daging sapi busuk atau tidak layak konsumsi di pasar tradisional Imogiri.

"Meski sudah tidak dijual, namun pedagang kami peringatkan agar segera menyingkirkan dari daging segar lainnya," kata Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Bidang Peternakan Dispertahut Bantul, Witanta, usai Sidak di Pasar Imogiri, Rabu.

Menurut dia, daging sapi busuk sekitar tiga kilogram tersebut bahkan sekitar 1,5 kg diantaranya sudah berwarna kehitaman dan mengeluarkan bau tidak sedap tersebut ditemukan di dalam pendingin daging atau frezer bersama daging segar lainnya.

Saat daging busuk ditemukan, pedagang mengaku sudah tidak menjual karena akan mengembalikan ke pemasok, namun sudah sekitar enam hari daging tersebut masih tersimpan di pendingin akibat tidak laku.

"Seharusnya pendingin daging yang sudah kami fasilitasi dimanfaatkan pedagang dengan sebaik-baiknya, namun ini kan tidak, daging yang sudah tidak layak itu seharusnya tidak disimpen disitu (pendingin)," katanya.

Hal itu, kata dia karena bakteri dan mikroba dalam daging busuk itu sangat kurang bagus untuk frezer maupun daging segar lainnya karena berpotensi tercemar sehingga bisa merugikan masyarakat yang mengkonsumsinya.

"Jadi melalui sidak seperti sekarang ini sangat penting untuk mengantisipasi peredaran daging tidak layak konsumsi. Kami minta pedagang betul-betul memperhatikan kesehatan," katanya.

Ia mengatakan, meski tidak menindak pedagang tersebut, namun pihaknya langsung meminta pedagang untuk membuang daging busuk termasuk memperingatkan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Sementara itu, kata dia untuk daging unggas ataupun daging ayam yang dijual lainnya masih layak konsumsi karena saat sidak tersebut pihaknya juga melakukan pengecekan kadar keasaman dalam daging dengan menggunakan alat tester.

"Untuk yang lainnya seperti daging ayam dan unggas yang dipajang layak konsumsi, hasil dari pengecekan rata-rata masih bagus meskipun ada daging ayam yang warnanya pucat itu karena ada kesalahan saat penangkapan," katanya. (Ant/ed)

Polisi Banjarmasin Tangkap Pelangsir BBM Jenis Solar

Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin menangkap seorang sopir yang kedapatan melakukan pelansiran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di wilayah Lingkar Basirih Banjarmasin Selatan.

Ambon Tuan Rumah Pesparawi Tingkat Nasional 2015

Wali kota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan Kota Ambon dipercayakan menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional pada Oktober 2015.

Tiga Orang Tewas Dalam Serangan di Irak

Sebuah bom meledak di dekat konvoi menteri pendidikan di Irak utara, Rabu, sementara serangan-serangan lain menewaskan tiga orang, menjelang pemilihan umum pekan depan.

Pengusaha Minta Pelindo Turunkan Retribusi Pengapalan Batubara

Pengusaha batubara yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Batubara Bengkulu meminta PT Pelindo II menurunkan retribusi pengapalan batubara dari Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.

Mahasiswa Unjuk Rasa Di Polda Sultra

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Pemerhati Masyarakat Sulawesi Tenggara menggelar aksi damai di depan Markas Kepolisian Daerah Sultra terkait dengan penyitaan kayu jenis cendana milik warga.