Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

BKSP Rancang 'Grand Design' Jabodetabekjur

grand design kerjasama jabodetabekjur, badan kerjasama pembangunan bksp dki jakarta jawa barat dan banten,

Posted on 22 May 2013. Hits : 383


Badan Kerjasama Pembangunan (BKSP) DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten akan merancang sebuah "grand design" kerjasama Jabodetabekjur (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cianjur) 2014-2034.

"Perencanaan tersebut akan meliputi penanganan banjir secara strutural/non-struktural di sektor hulu-hilir, pembangunan jalur bus way baru dan pembangunan terminal agribisnis," kata Sekretaris BKSP Asep Sukarno, di Bandung, Rabu.

Asep mengatakan selama ini program pembangunan Jabodetabekjur kurang optimal karena belum memiliki grand design Jabodetabekjur.

Sehingga, kata dia, program yang dijalankan selama ini terpisah-pisah karena tidak ada sinergitas.

"Oleh karena itu, kami akan membuat sebuah grand design sesuai arahan dari Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sebagai Ketua BKSP 2012-2014," ujar dia.

Menurut dia, grand design ini akan menjadi acuan bagi masing-masing pihak yang terlibat dan juga akan menjadi panduan pelaksanaan kegiatan pembangunan di wilayah Jabodetabekjur.

"Lalu grand design akan berisi visi dan misi program kerjasama ketiga provinsi. Hal ini juga akan menjadi Standar Operasional dan Prosedur (SOP) sehingam program bisa lebih terarah," katanya.

Ia menuturkan, ruang lingkup kerjasama lainnya dalam grand design itu juga akan menyentuh tentang agribisnis koperasi usaha kecil menengah, industri perdagangan pertambangan investasi, kependudukan ketentraman ketertiban, kesehatan pendiudikan, dan sosial tenaga kerja.

"Jadi dari ruang lingkup kerjasama yang terbilang banyak tersebut, pihaknya memfokuskan terhadap lima permasalahan tata ruang, transportasi, banjir, ketahanan pangan (agrobisnis) dan pengendalian penduduk (urbanisasi)," katanya.

Pihaknya menuturkan, masalah banjir menjadi salah satu fokus yang harus segera diselesaikan karena Jabar selalu disalahkan sebagai penyebab banjir di Jakarta.

"Berdasarkan data yang ada perkiraan kerugian ekonomi akibat banjir di ibu kota pada awal 2013 mencapai Rp20 triliun. Saat ini, anggaran penanganan banjir yang dikucurkan masih minim padahal kebutuhannya mencapai ratusan miliar," katanya.

Kebutuhan pembuatan grand design tata kota diprediksi mencapai Rp2,9 miliar dan hitungan itu didasarkan dari kerjasama regional serupa di Hannover, Jerman. (ant/ed)

Indikator Desa Tertinggal Perlu Diperbarui

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan bahwa indikator untuk menetapkan kriteria desa tertinggal perlu diperbarui karena kenyataannya jumlah desa tertinggal lebih banyak.

Hazard Menangani Predikat Pemain Terbaik PFA Inggris Tahun Ini

Striker Chelsea asal Belgia Eden Hazard memenangi anugerah sebagai pemain terbaik Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA) Inggris tahun ini, mengungguli pemain Tottenham Hotspurs Harry Kane dan kiper David De Gea dari Manchester United pada Minggu waktu setempat.

Korsel Izinkan Bantuan Pupuk Pertama Selama 5 Tahun Bagi Korut

Korea Selatan untuk pertama kalinya dalam lima tahun, Senin, menyetujui pengiriman pupuk ke Korea Utara, mengindikasikan kemungkinan mengendornya sanksi keras atas Korut akibat tenggelamnya sebuah kapal angkatan laut.

Sulawesi Utara Dorong Produk Ekspor Bahan Jadi

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Jenny Karouw mengatakan, pihaknya akan terus mendorong komoditas ekspor Sulut dari bahan jadi.

Menteri: Jumlah Desa Tertinggal Sebenarnya Lebih Banyak

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar mengatakan jumlah desa tertinggal saat ini sebenarnya lebih banyak dibandingkan dengan data yang ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.