Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Bea dan Cukai Minta Pemindahan Pelabuhan Internasional Nunukan

bea, cukai, pelabuhan, nunukan

Posted on 17 Apr 2013. Hits : 301

Kantor Bea dan Cukai Kabupaten Nunukan mengharapkan kepada pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur segera memindahkan Pelabuhan Internasional Nunukan-Tawau Malaysia.

"Kami dari bea cukai sangat mengharapkan kepada pemda Nunukan supaya pelabuhan kapal angkut resmi Nunukan-Tawau secepatnya dipindahkan," Kepala Sub Seksi Pelayanan Informasi Kantor Bea dan Cukai Nunukan, Aries Fourisa di Nunukan, Rabu.

Menurut dia, suasana Pelabuhan Tunon Taka saat tidak steril lagi sehingga sangat mengganggu pengawasan pihak bea cukai terhadap indikasi masuknya barang-barang terlarang dari luar negeri.

Aries menambahkan, keinginan bea cukai agar pelabuhan internasional segera dipindahkan mengingat di Pelabuhan Tunon Taka semua bisa masuk walaupun bukan pihak yang berkewenangan menyebabkan pengawasan sulit dilakukan secara ketat.

Rencana pemindahan pelabuhan kapal angkutan resmi Nunukan-Tawau dan sebaliknya di Pelabuhan Lamijung di Tanah Merah tersebut sangat mendukung segala kegiatan bea cukai karena dipastikan tidak semua bisa memasuki area itu, katanya.

"Kita masih terkendala untuk memperketat pengawasan masuknya barang terlarang dari Malaysia di pelabuhan yang ada sekarang karena semua orang bebas keluar masuk termasuk dari aparat kepolisian dan TNI," ujar Aries.

Padahal, lanjut dia, di area pelabuhan internasional yang berkewenangan keluar masuk hanya petugas tertentu seperti bea cukai, imigrasi dan karantina dan selain itu sebenarnya tidak dibenarkan.

Ia mengatakan, hal itu sulit dilakukan berhubung kondisi pelabuhan yang tidak steril, maka masuknya barang terlarang seperti narkoba dan minuman keras akan sulit diawasi secara ketat.

Sebelumnya Pemkab Nunukan berencana memindahkan pelabuhan kapal angkutan resmi Nunukan-Tawau paling lambat Maret 2013. Namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda untuk dipindahkan. (bn)

Sekjen PBB 'Sangat Prihatin' Dengan Pembunuhan Tokoh Terkenal Di Ukraina

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Jumat (17/4) mengatakan ia 'sangat prihatin' dengan laporan mengenai pembunuhan tokoh terkenal di Ukraina belum lama ini, dan mengatakan kejahatan semacam itu mesti segera diselidiki.

Tobasa Bentuk Klinik Pertanian Atasi Ancaman Hama

Pemkab Toba Samosir (Tobasa) Sumatera Utara merencanakan pembentukan klinik-klinik pertanian yang dilengkapi laboratorium.

Kota Bengkulu Butuh Anggaran Triliunan Bangun Pariwisata

Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan bahwa kota itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk membangun sektor pariwisata, bahkan mencapai triliunan rupiah.

Nelayan Tabanan Keluhkan Harga Lobster Turun Drastis

Masyarakat nelayan di Kabupaten Tabanan, Bali mengeluhkan harga lobster di pasaran turun drastis akibat adanya aturan bahwa penangkapan jenis ikan itu ukurannya harus yang melebihi 200 gram per ekornya.

Pemkot Bogor Tindak Minimarket Jual Minuman Beralkohol

Pemerintah Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, siap menindak tegas minimarket yang melanggar Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6/M-DAG/PER/1/2015 tentang Larangan Menjual Minuman Beralkohol Golongan A.