Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Anis Mata: Kader PKS Bukan Malaikat

anis mata, pertemuan kader, badai masalah korupsi, bukanlah partai para malaikat

Posted on 16 Jun 2013. Hits : 248

Presiden PKS Anis Mata yang hadir di tengah pertemuan kader di Pekanbaru, Sabtu, meminta agar badai masalah korupsi yang menimpa kader segera bisa dilalui sehingga tidak menimbulkan perpecahan.

'PKS bukanlah partai para malaikat yang tidak akan pernah berbuat salah. Karena itu lupakan badai yang sudah melanda,' kata Anis Mata dalam temu kader di Pekanbaru, Sabtu yang dihadiri sekitar 5.000 kader PKS di Riau.

Ia mengingatkan agar setiap kader terus melakukan pembinaan terhadap sesama. Mengenai kasus yang melanda bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishak, Anis menyebut itu merupakan kesalahan satu orang yang tidak mencerminkan kader partai lainnya.

'Jangan hanya gara-gara satu orang, jelek semuanya,' katanya.(ant/rd)

Sekjen PBB 'Sangat Prihatin' Dengan Pembunuhan Tokoh Terkenal Di Ukraina

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Jumat (17/4) mengatakan ia 'sangat prihatin' dengan laporan mengenai pembunuhan tokoh terkenal di Ukraina belum lama ini, dan mengatakan kejahatan semacam itu mesti segera diselidiki.

Tobasa Bentuk Klinik Pertanian Atasi Ancaman Hama

Pemkab Toba Samosir (Tobasa) Sumatera Utara merencanakan pembentukan klinik-klinik pertanian yang dilengkapi laboratorium.

Kota Bengkulu Butuh Anggaran Triliunan Bangun Pariwisata

Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan bahwa kota itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk membangun sektor pariwisata, bahkan mencapai triliunan rupiah.

Nelayan Tabanan Keluhkan Harga Lobster Turun Drastis

Masyarakat nelayan di Kabupaten Tabanan, Bali mengeluhkan harga lobster di pasaran turun drastis akibat adanya aturan bahwa penangkapan jenis ikan itu ukurannya harus yang melebihi 200 gram per ekornya.

Pemkot Bogor Tindak Minimarket Jual Minuman Beralkohol

Pemerintah Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, siap menindak tegas minimarket yang melanggar Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6/M-DAG/PER/1/2015 tentang Larangan Menjual Minuman Beralkohol Golongan A.