Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Anis Mata: Kader PKS Bukan Malaikat

anis mata, pertemuan kader, badai masalah korupsi, bukanlah partai para malaikat

Posted on 16 Jun 2013. Hits : 210

Presiden PKS Anis Mata yang hadir di tengah pertemuan kader di Pekanbaru, Sabtu, meminta agar badai masalah korupsi yang menimpa kader segera bisa dilalui sehingga tidak menimbulkan perpecahan.

'PKS bukanlah partai para malaikat yang tidak akan pernah berbuat salah. Karena itu lupakan badai yang sudah melanda,' kata Anis Mata dalam temu kader di Pekanbaru, Sabtu yang dihadiri sekitar 5.000 kader PKS di Riau.

Ia mengingatkan agar setiap kader terus melakukan pembinaan terhadap sesama. Mengenai kasus yang melanda bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishak, Anis menyebut itu merupakan kesalahan satu orang yang tidak mencerminkan kader partai lainnya.

'Jangan hanya gara-gara satu orang, jelek semuanya,' katanya.(ant/rd)

Dinas P2B DKI Diminta Cek Izin Reklame

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan instruksi kepada Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) DKI untuk mengecek kembali perizinan bangunan reklame yang roboh pada Selasa (22/2).

Bulog Jamin Ketersediaan Beras Sumut Saat Kemarau

Bulog menjamin ketersediaan stok beras di Sumatera Utara meski sedang terjadi gangguan panen padi akibat kemarau.

Dishub Jaring Kapal Motor Tak Berizin

Dinas Perhubungan Kota Palembang menjaring sebanyak 21 unit kapal motor yang beroperasi di perairan Sungai Musi karena tidak memiliki kelengkapan sertifikat izin operasional, surat kecakapan kapal dan perlengkapan alat keselamatan.

Pemkab Bangka Latih Tenaga Kerja

Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melatih sejumlah tenaga kerja di beberapa bidang guna meningkatkan kualitas mereka.

Golkar Raih 17 Kursi DPR di Jabar

Ketua Pemenangan Pemilu Jawa 1 Partai Golkar Ade Komaruddin mengatakan partainya meraih 17 kursi DPR dari wilayah Jawa Barat naik dibandingkan perolehan pada pemilu 2009.