Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Anggota DPRD Banjarbaru Kunjungi Pasien Demam Berdarah

dprd, banjarbaru, demam berdarah

Posted on 31 Jan 2013. Hits : 257

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengunjungi pasien penderita penyakit demam berdarah yang dirawat di rumah sakit umum kota setempat.

Rombongan wakil rakyat yang mengunjungi pasien di RSUD Banjarbaru, Rabu dipimpin Ketua Komisi I Iriansyah Ganie didampingi sejumlah anggota komisi yang membidangi masalah hukum, pendidikan dan kesehatan.

"Kunjungan kami ke rumah sakit untuk mengetahui berapa banyak pasien sekaligus melihat sejauh mana langkah penanganan yang dilakjukan manajemen rumah sakit terhadap pasien," ujar Iriansyah Ganie.

Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Dinas Kesehatan dan manajemen RSUD dalam rapat koordinasi terkait meningkatnya jumlah penderita penyakit demam berdarah yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Menurut dia, jumlah penderita penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes Aegepty yang dirawat di ruang perawatan rumah sakit setempat memang banyak hingga manajemen rumah sakit menambah ruang perawatan pasien.

"Pasien yang dirawat memang banyak, baik di ruang anak maupun ruang perawatan lainnya dan manajemen rumah sakit juga menambah ruang perawatan di ruang bermain anak yang dijadikan ruang perawatan," ungkapnya.

Dikatakan politisi Partai Golkar itu, langkah manajemen rumah sakit menambah ruang perawatan sangat tepat karena setiap pasien harus mendapat perawatan sehingga penyakitnya bisa ditangani.

"Kami mendukung langkah manajemen rumah sakit menambah ruang perawatan meski pun memanfaatkan ruang untuk bermain anak namun tetap meminta pelayanan jangan dibedakan dengan pasien lain," pesannya.

Direktur RSUD Banjarbaru Endah Labati mengatakan, jumlah pasien demam berdarah yang dirawat di rumah sakit milik Pemkot Banjarbaru itu mencapai ratusan orang sejak bulan November 2012 hingga pertengahan Januari 2013.

"Jumlah pasien yang dirawat sejak November 2012 hingga pertengahan Januari 2013 mencapai 140 orang dan jumlahnya setiap bulan meningkat dimana selama Januari 2013 tercatat 75 pasien," ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya mengambil langkah menambah ruang perawatan bagi pasien penderita demam berdarah karena tidak mau dinilai menolak pasien sehingga menyiapkan ruang perawatan agar bisa menampung pasien.

"Ruangan tambahan yang sebelumnya ruang bermain anak dilengkapi tempat tidur dan mampu menampung hingga sepuluh pasien, dan pelayanan tetap sama tanpa dibedakan dengan pasien lain," katanya.(ant/rd)

Mataram Bukan Penyangga Stok Pangan

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, Kota Mataram tidak termasuk daerah penyangga stok pangan nasional, karena produksi padi relatif kecil dibandingkan kabupaten lain di Nusa Tenggara Barat.

18 Anggota Taliban Tewas

Sebanyak 18 gerilyawan Taliban tewas sementara tujuh orang lagi cedera dalam operasi militer Afghanistan dalam 24 jam terkahir, kata Kementerian Pertahanan negeri itu, Kamis pagi waktu setempat.

Adipura Bukti Keberhasilan Suatu Daerah

Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana mengatakan, penghargaan piala Adipura menjadi bukti keberhasilan suatu daerah dalam melaksanakan kegiatan pembangunan.

Ultimatum Penuntasan Jual Beli Listrik

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengultimatum PT Pertamina dan PT PLN untuk secepatnya membuat kesepakatan perjanjian jual beli listrik pada sembilan lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau proyek geothermal yang sedang dikerjakan Pertamina.

179 Migran Yang Diculik Dibebaskan

Tentara Meksiko telah membebaskan 179 pekerja migran tak berdokumen Amerika Tengah dengan tujuan Amerika Serikat, kata jaksa penuntut umum Rabu.