Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

41 Sekolah Di Mukomuko Tidak Terakreditasi

tidak terakreditasi, delapan standar nasional pendidikan

Posted on 03 Apr 2013. Hits : 177

Pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan hingga sekarang masih ada 41 dari 126 SD, SMP, dan SMA di daerah itu yang tidak terakreditasi.

"Sebanyak 41 sekolah yang tidak terakreditasi di daerah itu terdiri atas 22 SD, 12 SMP, enam SMA, dan satu SMK," kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko Suwarto, di Mukomuko, Selasa.

Ia menjelaskan, sekolah yang tidak terakreditasi hingga sekarang itu karena ketidakmampuan mereka dalam memenuhi dan merealisasikan delapan standar nasional pendidikan.

Delapan standar nasional pendidikan yang belum harus dipenuhi oleh sekolah agar terakreditasi, sebutnya, yakni standar isi, proses, SKL, pembiayaan, penilaian, tenaga pendidik, sarana dan prasarana.

Ia mengatakan, konsekuensi bagi sekolah yang tidak terakreditasi itu tidak bisa menyelenggarakan ujian nasional (UN) sendiri di sekolahnya, tetapi siswanya terpaksa menginduk ke sekolah yang telah terakreditasi.

"Kalau UN terpaksa siswa di sekolah tidak terakreditasi gabung dengan sekolah yang terakreditasi," katanya.(ant/rd)

BEI Fokus Kembangkan Pasar Modal Syariah

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku sedang fokus mengembangkan industri pasar modal syariah agar memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi domestik lebih tinggi.

Anggaran Hari Jadi Karawang Sebesar Rp400 Juta

Alokasi anggaran Hari Jadi Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang akan diperingati setiap 14 September sebesar Rp400 juta, bersumber dari APBD tahun 2014.

Pola Penanganan Masalah Sosial Harus Diubah

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Toto Utomo Budi Santosa mengatakan pola penanganan masalah sosial harus diubah sehingga lebih efektif.

Petani Jagung Di Sumbawa Kesulitan Peroleh Pupuk

Para petani jagung di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, mengaku kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi, sehingga mengganggu kelancaran usaha tani mereka.

Gorontalo Belajar Pengelolaan Pasar Tradisional Di Kendari

Pemerintah Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, belajar pembangunan dan pengelolaan pasar tradisional moderen di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).