Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Polisi Ringkus Pembunuh Bos Beras di Villa Melati

pembunuh bos beras, perampokan, villa melati, jakarta

Posted on 17 Dec 2012. Hits : 569


Aparat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) meringkus komplotan pencurian disertai pembunuhan terhadap bos beras "Sejahtera" di Rumah Toko Villa Melati Mas Blok B-8/I Nomor 12, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

"Pelaku pada 9 Desember 2012 mencuri dengan melukai kedua korban suami-istri," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Senin.

Petugas kepolisian menangkap Muhammad Suud (37) di rumah kontrakan Kampung Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (13/12) dan Aris Maulana (26) di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (14/12).

Rikwanto mengatakan para pelaku menjalankan modus pencurian disertai pembunuhan terhadap korban suami-istri, Edhi Susanto dan Tutik Lestari pada 9 Desember 2012.

Pelaku yang diduga berjumlah empat orang itu menjadikan Edhi sebagai sasaran aksi merampokan dengan berbekal informasi bahwa korban menyimpan uang Rp200 juta di dalam brankas.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto menjelaskan tersangka Aris berperan sebagai mengumpul informasi dan menggambarkan situasi tempat.

Selama seminggu memantau lokasi, keempat pelaku merencanakan aksi perampokan dengan mengnicar uang korban sebesar Rp200 juta.

Saat menjalankan aksinya, pelaku mengikat kedua korban dengan lakban dan dipukul, serta dibanting ke lantai.

Pelaku mengikat Edhi Santoso dan Tutik Lestari pada bagian kaki, tangan serta mukan hingga menutup hidung dan mulut dengan menggunakan lakban.

"Tutik Lestari meninggal dunia karena diduga kehabisan nafas," ujar Toni.

Sesai melumpuhkan kedua korban, pelaku menguras harta pemilik toko beras tersebut dengan nilai kerugian mencapai Rp30 juta.

Saat ini, petugas masih memburu dua tersangka lainnya berinisial Fendra dan Alfian yang diduga terlibat perampokan tersebut.

Kedua pelaku sempat terkena tembakan peringatan pada bagian kakinya, karena berusaha melarikan diri saat diminta petugas menunjukkan tempat persembunyian pelaku lainnya.

Para tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan juncto Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan akibatkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup. (ant/ed)

Penyebaran Titik Pameran Majukan Seni Rupa Sumbar

Penyebaran titik berpameran di 19 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dinilai merupakan salah satu potensi yang dapat memajukan seni rupa di daerah itu.

Puluhan Ribu Umat Kristen Manado Rayakan Paskah

Puluhan ribu umat Kristen di Manado, Sulawesi Utara merayakan Paskah Kebangkitan Yesus Kristus dalam ibadah agung di gereja, Minggu.

Penelitian Ikan 'Mikih' Butuh Waktu Tujuh Tahun

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengatakan penelitian untuk pengembangan dan budi daya ikan 'Mikih' yang endemik di daerah itu membutuhkan waktu tujuh hingga sepuluh tahun.

BI Tahan Laju Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

Bank Indonesia (BI) berencana menahan laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu pada 2014 agar berada pada angka enam persen.

Keterlambatan Kotak Suara Berpeluang Terjadi Kecurangan

Keterlambatan membawa masuk kotak-kotak suara dari PPS ke PPK sesuai jadwal waktu, seperti di Kecamatan Teluk Ambon Baguala (Kota Ambon) bisa membuka peluang terjadi kecurangan.