Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pengelola Bedugul Tak Penuhi Panggilan Polisi

pengelola, bedugul, polisi, panggilan polisi

Posted on 17 Jan 2013. Hits : 261

Pengelola objek wisata Bedugul I Wayan Purnayasa tidak memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Resor Tabanan, Bali, Kamis, untuk menjalani pemeriksaan kasus tewasnya dua wisatawan di Danau Beratan.

"Purnayasa yang berstatus tersangka dalam kasus itu tidak bisa hadir dengan alasan mengikuti upacara adat," kata Kepala Polres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono.

Pihak penyidik memaklumi mangkirnya tersangka karena yang bersangkutan adalah seorang kepala desa adat sehingga bertanggung jawab atas upacara adat di desanya.

Purnayasa sempat terlihat di Mapolres Tabanan, Selasa (15/1) lalu, tanpa diketahui maksud dan tujuannya. Namun pada saat jadwal pemeriksaan, Kamis, justru tidak bisa datang.

Polisi menetapkan Purnayasa sebagai tersangka kasus tewasnya dua siswa SMA Negeri 1 Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (5/1) petang lalu.

Korban bernama Muhammad Slamet (17) dan Sri Utami (17) tenggelam di Danau Beratan saat dermaga kayu yang dipijaknya ambruk.

Purnayasa terancam hukuman penjara selama lima tahun karena kelalaiannya telah mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain sebagaimana diatur dalam Pasal 359 KUHP. Penyidik akan memintai keterangan Purnayasa, Selasa (21/1) depan.(ant/ ap)

Express Manfaatkan Android Layani Pesanan Taksi Jabodetabek

Perusahaan jasa transportasi Express Group mulai memanfaatkan sistem pemesanan taksi di Jabodetabek melalui gadget atau perangkat berbasis Android dengan sekali klik untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan antar.

Pendaftaran Online CPNS 2014 Sudah Dibuka

Pendaftaran online seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014 dibuka hari ini.

Pendaftaran CPNS Tak Merinci

Sebanyak 49 instansi Pusat dan Daerah sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB).

Truk Sampah Memakan Bahu Jalan

Sejatinya sampah yang ada di pinggir jalan di Jakarta diambil pagi hari sekali.

Antisipasi Musim Hujan

Pembersihan BKT terus dilakukan agar tidak terjadi penyempitan dan dapat berfungsi mengontrol air.