Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

MK Gelar Sidang Sengketa Pilkada Batu Bara

mahkamah konstitusi, pilkada batu bara

Posted on 16 Oct 2013. Hits : 2045

Mahkamah Konstitusi menggelar sidang perdana sengketa Pilkada Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, dengan nomor perkara 144/PHPU.D-XI/2013, di Gedung MK, Jakarta, Rabu.

Dalam perkara tersebut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Zahir-Suriono (selaku pemohon) mengajukan permohonan keberatan dengan Berita Acara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara oleh KPU Batu Bara (selaku termohon) pada 25 September 2013 lalu.

Kuasa hukum Zahir-Suriono, Ikhwaluddin Simatupang mengatakan kliennya menuding terjadi pelanggaran sistematis, terstruktur dan masif yang dilakukan termohon beserta jajaran penyelenggara Pilkada Kabupaten Batu Bara, dalam memenangkan pasangan nomor urut enam OK Arya Zulkarnain (Bupati petahana) bersama pasangannya calon Wakil Bupati Batu Bara Harry Nugroho (selaku pihak terkait).

"Pasangan OK Arya-Harry Nugroho tidak memenuhi beberapa persyaratan, salah satunya syarat minimal dukungan calon perseorangan, namun tetap diloloskan termohon," kata Ikhwaluddin Simatupang dalam sidang perdana sengketa Pilkada Kabupaten Batu Bara, di Gedung MK.

Selain itu termohon juga meloloskan pasangan OK Arya-Harry meskipun keduanya tidak memiliki ijazah SD dan SMP. Serta termohon dinilai memanfaatkan program Sosialisasi Pilkada Batu Bara untuk mengajak murid SLTA di tujuh kecamatan agar memilik pasangan nomor urut enam tersebut.

Termohon juga disebut-sebut menghalangi pemilih potensial pemohon dengan sengaja menahan atau tidak menyampaikan surat pemberitahuan waktu dan tempat pemungutan suara kepada pemilih pendukung pemohon.

Sementara di sisi lain menurut pemohon pasangan OK Arya-Harry juga melakukan politik uang dalam pilkada, mengerahkan PNS dan aparatur pemerintah desa, melakukan intimidasi serta pemanfaatan kewenangan dan fasilitas pendidikan Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk mengarahkan murid SLTA se-Kabupaten Batu Bara, agar memilih pasangan petahana tersebut.

"Selain itu dalam kartu peserta Jamkesmas ditempelkan stiker bertuliskan OK Batu Bara Sehat," kata Ikhwaluddin.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut, pemohon meminta mahkamah mengabulkan permohonan seluruhnya, menyatakan tidak sah dan batal berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara pilkada Kabupaten Batu Bara, serta mendiskualifikasi pasangan OK Arya-Harry, sehingga pemohon atas nama Zahir-Suriono sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Batu Bara 2013.

Ikhwaluddin menyampaikan siap menghadirkan 20 saksi untuk didengar keterangannya dalam persidangan berikutnya.

Sementara itu pihak termohon dan terkait menyatakan meminta waktu untuk menyampaikan jawaban-jawaban atas dalil pemohon.

Ketua majelis panel Hakim Konstitusi Hamdan Zoelva meminta seluruh pihak mempersiapkan saksi yang relevan untuk didengarkan kesaksiannya pada persidangan berikutnya.

"Siapkan saksi yang paling relevan terlebih dulu. Saudara boleh menghadirkan saksi sebanyak-banyaknya tetapi belum tentu semua keterangannya didengarkan di persidangan karena keterbatasan waktu," katanya.

Hamdan menargetkan perkara sengketa pilkada Kabupaten Batu Bara bisa diambil putusan setelah lima kali persidangan.

"Sidang berikutnya dilakukan Jumat 18 Oktober 2013, untuk mendengarkan jawaban termohon dan terkait serta mendengar keterangan saksi pemohon," kata Hamdan.(ris/ant)

Masalah Rumah Bkala Selesai Pada 2030

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) optimistis masalah "backlog" atau kekurangan ketersediaan rumah di Tanah Air dapat terselesaikan pada tahun 2030 dengan adanya upaya kerja sama dari berbagai pihak.

Ratusan Pedagang Demo Balai Kota

Seratusan pedagang Pasar Atjeh, Banda Aceh, berdemonstrasi di balai kota setempat, menuntut Wali Kota Banda Aceh mencabut larangan parkir di Jalan Diponegoro.

Putin Dituding Tawarkan Wilayah Ukraina Untuk Polandia

Ketua parlemen Polandia, Radoslaw Sikorski, mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin pada 2008 lalu pernah menawari Warsawa untuk membagi Ukraina menjadi dua wilayah sehingga bisa dikuasai kedua negara tersebut.

Bukit Asam Akuisisi Saham Bumi Sawindo

Perusahaan tambang batubara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melalui anak usahanya PT Bukit Multi Investama (BMI) menyelesaikan akuisisi seluruh saham PT Bumi Sawindo Permai (BSP) guna mendukung pengembangan usaha grup perseroan secara berkelanjutan.

PBK OKU Tangani 50 Peristiwa Kebakaran

Dinas Penanggulangan Bencana Kebakaran Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, selama tiga bulan terakhir mencatat telah menangani 50 peristiwa musibah kebakaran di wilayah itu, namun tidak ada korban jiwa.