Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

MK Didesak Perintahkan Pilkada Ulang Lebak

mahkamah konstitusi, perintahkan pilkada ulang, lebak, banten

Posted on 16 Sep 2013. Hits : 1044

Pasangan calon bupati Ir H Amir Hamzah MSi-H Kasmin S Ap meminta Mahkamah Konstitusi memerintahkan kepada Komisi Pemilihan Umum untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di seluruh tempat pemungutan suara se-Kabupaten Lebak.

"Terjadi Kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan massif dalam Pilkada Kabupaten Lebak," kata Kuasa Hukum Pemohon, Samsul Huda SH MH, saat membacakan permohonan dalam sidang perdana di MK Jakarta, Senin.

Sidang perdana ini dipimpin majelis panel yang diketuai Akil Mochtar didampingi Maria Farida Indrati dan Anwar Usman sebagai anggota.

Samsul Huda juga meminta MK untuk mendiskualifikasikan pasangan Calon Hj Iti Octavia SE MM-H Ade Sumardi SE MSi sebagai peserta Pilkada Kabupaten Lebak.

Menurut pemohon, pasangan calon Hj Iti Octavia SE MM-H Ade Sumardi SE MSi telah menggerakkan PNS dalam lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak dan jajaran SKPD agar dapat mempengaruhi perolehan suara.

Penggerakan PNS ini melalui penerbitan Keputusan Nomor 300/Kep.245/kesbangpol&Linmas/2013 Tentang Pembentukan Tim Monitoring dan Evaluasi Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2013 tanggal 8 Juli 2013 yang terdiri dari 56 orang PNS dan SKPD, 28 Camat, dan 345 Kepala Desa.

Samsul juga mengungkapkan keputusan tersebut ditindaklanjuti dengan Surat Perintah Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Nomor 800/30-SPT/2013 tertanggal 28 Agustus 2013, dengan mengadakan pertemuan yang bersifat kedinasan mapun kemasyarakatan dengan meminta kepada yang hadir untuk mendukung Pasangan Calon Nomor Urut 3.

Pemohon juga mendalilkan terjadi pelanggaran pada Pilkada Kabupaten Lebak, antara lain berupa pembagian dana zakat, pendistribusian kotak suara dan kertas suara tidak bersamaan dalam satu paket, pencoblosan kartu suara oleh Panitia Pemungutan suara dan melakukan kampanye langsung/terang-terangan untuk mendukung Pasangan Calon Nomor Urut 3.

Dalam permohonannya juga menyebut adanya tindakan intimidasi dan ancaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lebak agar pada saat pencoblosan memilih dan memenangkan Pasangan Calon Nomor Urut 3 dan kepada saksi-saksi pemohon agar tidak hadir pada pelaksanaan Pemungutan suara diseluruh TPS.

Samsul Huda juga menyebut pelanggaran dilakukan juga oleh Panitia Pemungutan suara di TPS II Kabupaten Lebak dengan melegalkan penggunaan Kertas Suara masyarakat yang tidak hadir untuk dipergunakan.

Dalam sidang perdana ini, pihak KPU belum siap membacakan jawaban, sehingga Ketua Majelis Panel Akili Mochtar memberikan kesempatan pada sidang selanjutnya.

Sidang dilanjutkan Selasa (17/9) untuk mendengarkan jawaban pikak KPU dan pihak terkait, serta mendengarkan keterangan saksi.(ris/ant)

DPRD Pamekasan Tolak Usulan Pencabutan TAP MPRS

DPRD Pamekasan, Jawa Timur, menegaskan menolak usulan sebagian kelompok masyarakat yang hendak mencabut TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran PKI, karena dinilai bisa merusak keutuhan bangsa ini dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

SKK Migas: Bisnis Minyak Mentah Sedang Lesu

Bisnis minyak mentah di Indonesia saat ini sedang lesu setelah harga jatuh ke titik terendah yakni di kisaran 40 dolar---50 dolar AS per barel, kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Tirat Sambu Ichtijar.

Santai Menikmati Sarapan,Makan Siang dan Makan Malam Anda di Zupan

Zupan memiliki toko roti, kopi, juga menyajikan menu hidangan siap saji untuk sarapan pagi, makan siang ataupun makan malam anda sambil menikmati suasana santai nyaman.

Anggota Wantimpres : Menteri Menghina Presiden Harus Diganti

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (wantimpres) Suharso Monoarfa mengatakan, jika benar ada menteri Kabinet Kerja yang menghina Presiden Jokowi, maka sebaiknya menteri itu diganti saja.

Data Sementara Penumpang Hercules Tujuan Natuna

Posko Informasi Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mengumumkan data sementara penumpang tujuan Ranai yang tercatat dalam manifest pesawat Hercules yang pada Selasa jatuh di Medan, Sumatera Utara.