Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

KPK Panggil Anggota Komisi III Terkait DPID

kpk panggil, anggota komisi 3 dpr ri

Posted on 15 Apr 2013. Hits : 171

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Komisi III H Andi Anzhar Cakra Wijaya, untuk kasus tindak pidana korupsi pemberian hadiah terkait dengan pengurusan anggaran dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) tahun anggaran 2011.

"Saya diperiksa sebagai saksi untuk kasusnya Wa Ode. Masalah saksi kasusnya Haris Andi Surahman sama Fadh Arafiq," kata Andi saat tiba di gedung KPK Jakarta, Senin (15/4).

Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Amanat Nasional tersebut, tiba di gedung KPK pada pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, Kamis (28/3), KPK juga telah memeriksa dua anggota DPR RI yaitu Irgan Chairul Mahfiz dan Hendra S. Singkarru. Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Haris Surahman dalam kasus DPID.

Irgan adalah Wakil Ketua Komisi IX DPR dari fraksi PPP sedangkan Hendra adalah anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PAN.

Tersangka Haris adalah Wakil Sekjen Bidang Organisasi Gerakan Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dan menjadi perantara pemberi uang kepada mantan anggota banggar Wa Ode Nurhayati dari pengusaha sekaligus Ketua Umum MKGR Fadh Artafiq alias Fadh el Fouz.

Dalam persidangan mantan anggota banggar asal fraksi PAN Wa Ode Nurhayati, Mirwan disebut oleh Fadh el Fouz sebagai orang yang mengatur alokasi DPID untuk dua kabupaten di Aceh yaitu Aceh Besar dan Bener Meriah sedangkan kabupaten Pidie Jaya diurus pimpinan banggar dari fraksi PKS Tamsil Linrung.

Haris telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 22 November 2012 dengan dugaan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah pada UU No 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat ke (1) ke-1 KUHP tentang pemberi hadiah kepada penyelenggara negara.

Dalam perkara DPID, Wa Ode telah divonis bersalah melakukan tindakan korupsi dan pencucian uang dalam pengalokasian DPID dengan dijatuhi hukuman penjara 6 tahun dan denda Rp500 juta karena menerima hadiah uang Rp6,25 miliar dari Haris Andi Surahman yang berasal dari Fadh El Fouz sebagai 'fee' untuk memproses DPID di kabupaten Bener Meriah, Aceh Besar dan Pidie Jaya.

Hakim juga telah memutuskan mantan ketua MKGR Fadh El Fouz divonis bersalah karena memberikan uang kepada Wa Ode, dengan hukuman penjara dua tahun enam bulan dan denda Rp50 juta.(ris/ant)

PHDI Bali : Pemerintah Tegakkan Aturan Pembangunan Pariwisata

Masyarakat mendesak pemerintah menegakkan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Bali, khususnya dalam penerapan pembangunan pendukung pariwisata, karena telah jauh melenceng dari aturan tersebut.

Bintangi 'Yakuza Apocalypso' Yayan Bintang Di Cannes

Film Yakuza Apocalypse, garapan sutradara Jepang Takashi Mike yang dibintangi pesilat Indonesia Yayan Ruhian bersama Hayato Ichihara mendapat sambutan luar biasa dari para pecinta dan pemerhati serta wartawan film di Festival Film Cannes yang berlangsung di kota, Cannes,Riviera Prancis sejak 13 Mei.

YLPK Desak Pertamina Awasi Elpiji Tiga KG

Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali mendesak PT Pertamina dan instansi terkait terus melakukan pengawasan terhadap regulasi elpiji ukuran tiga kilogram dalam upaya mengantisipasi kelangkaan di masyarakat.

Polres Gianyar Pasang Larangan Berenang Di Pantai

Jajaran Kepolisian Resort Gianyar, Bali memasang larangan berenang atau mandi di sepanjang daerah pesisir yang menjadi objek wisata, mengingat gelombang laut di daerah itu sangat membahayakan.

Ketua FED Perkirakan Kenaikan Suku Bunga Tahun Ini

Ketua The Fed Janet Yellen mengatakan pada Jumat, ia memperkirakan Federal Reserve AS mulai menaikkan suku bunga 'pada suatu saat tahun ini,' mengatakan menunda langkah yang ditunggu-tunggu berisiko ekonomi terlalu panas.