Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kasus Korupsi Gapoktan Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

korupsi gapoktan, pengadilan tipikor

Posted on 16 Dec 2013. Hits : 296

Kasus dugaan korupsi dana gabungan kelompok tani (Gapoktan) Desa Sabedo, Utan, Sumbawa, telah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Pelimpahan kasus ini telah dilakukan Kejaksaan Negeri Sumbawa, karena berkasnya telah dinyatakan lengkap. "Tersangka dan barang bukti sudah kami limpahkan," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Sugeng Hariadi SH MH, di Sumbawa Besar, Senin.

Pelimpahan ini dilakukan, agar persidangan kasus itu di Pengadilan Tipikor segera dilaksanakan. Diperkirakan, dalam waktu satu minggu atau paling lambat awal tahun depan, persidangannya sudah dimulai.

Sugeng menyatakan, dalam kasus dugaan korupsi dana Gapoktan ini, pihaknya telah menetapkan seorang tersangka bernama Arifin Mustaram, yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Gapoktan Adil Makmur Desa Sabedo.

"Kasus korupsi dana Gapoktan ini mencuat setelah adanya laporan dari masyarakat pada Januari 2013 lalu," Sugeng menegaskan.

Kronologis kasus, kata dia, berawal ketika Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB mengucurkan bantuan terhadap Gapoktan tersebut sebesar Rp75 juta. Bantuan itu langsung disalurkan melalui rekening kelompok tani.

"Modus yang dilakukan sekretaris Gapoktan itu, dengan melakukan pencairan bantuan dengan membuat surat kuasa dan memalsukan tanda tangan ketua serta bendahara. Dana itu kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi," kata Kajari.

Selain kasus Gapoktan, menurut Kajari, sejumlah perkara tindak pidana korupsi lainnya juga segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor dalam waktu dekat.

Perkara yang siap dilimpahkan adalah kasus korupsi PNPM Kecamatan Empang dan korupsi ADD Desa Bukit Damai KSB, yang rencananya awal tahun 2014 akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Mataram.

"Saat ini berkasnya sedang diteliti jaksa penuntut umum (JPU), sedangkan kasus ADD Bukit Damai masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumbawa.(ris/ant)

BPK Akan Minta Izin DPR Periksa BI

Badan Pemeriksa Keuangan akan meminta izin Dewan Perwakilan Rakyat untuk memeriksa Bank Indonesia terkait penambahan penyertaan modal sementara oleh Lembaga Penjamin Simpanan kepada PT Bank Mutiara sebesar Rp1,25 triliun.

Penjualan Tata Motors Indonesia Capai 100 Unit

PT Tata Motors Indonesia yang beroperasi sejak September 2013, berhasil menjual lebih dari 100 unit produk otomotif selama kuartal pertama 2014.

Sulsel Turunkan 8 Atlet Hadapi Jatim Open

Kontingen Sulawesi Selatan menurunkan delapan atlet terbaiknya menghadapi kejuaraan atletik Turnamen Jatim Open di Surabaya, 24-26 April 2014.

Golput KPU Jembrana Capai 60 Ribu

Golput atau warga yang tidak menggunakan hak pilihnya saat Pemilu Legislatif di Kabupaten Jembrana, Bali, mencapai jumlah 60 ribu orang berdasarkan catatan dari Panwaslu setempat.

Paus Franciskus Imbau Prakarsa Perdamaian

Paus Franciskus menyerukan peluncuran prakarsa perdamaian di Suriah, Ukraina, Afrika dan Venezuela, dan menguraikan tentang kemiskinan serius, eksploitasi, dan kemubaziran yang mengganggu beberapa bagian dunia .