Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

ICW : 57 Terpidana Korupsi Belum di Eksekusi

57 terpidana korupsi,belum dieksekusi,

Posted on 14 May 2013. Hits : 326

Indonesian Corruption Watch (ICW) menyatakan sampai sekarang sebanyak 57 terpidana korupsi belum dieksekusi kejaksaan meski sudah ada putusan berkekuatan hukum tetap.

"Sebanyak 57 terpidana yang belum dieksekusi tersebut tersebar di 12 wilayah hukum kejaksaan tinggi di tanah air," kata anggota Badan Pekerja ICW Emerson F Yuntho saat audiensi dengan Wakil Jaksa Agung (Waja) Darmono bersama Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi, di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan dari 57terpidana korupsi tersebut, 23 koruptor belum dieksekusi karena telah melarikan diri atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sedangkan lebih dari 30 orang terpidana korupsi lainnya belum dieksekusi karena sejumlah alasan.

Dia menyatakan, tercatat terpidana korupsi yang paling banyak belum atau diduga belum di eksekusi berada di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (22 terpidana). Masuk kelompok besar lainnya adalah Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (ena, terpidana), Kejaksaan Tinggi Riau (lima terpidana), Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (dua terpidana).

Salah satu contoh belum dijebloskannya koruptor ke penjara adalah Bupati Kepulauan Aru, Teddy Tengko, terpidana kasus korupsi dana APBD Aru senilai Rp 42 miliar. Pada 12 Desember 2012 lalu misalnya, sekelompok orang pendukung Teddy Tengko, berhasil membatalkan eksekusi Kejaksaan di Bandara Soekarno Hatta.

"Pihak Kepolisian di sekitar bandara yang seharusnya mendukung upaya kejaksaan justru terkesan berpihak kepada sang Bupati, sehingga proses eksekusi gagal dilakukan. Hingga kini terpidana korupsi selama empat tahun penjara belum mendekam di penjara dan karena diangkat kembali masih menjabat sebagai Bupati Kepulauan Aru," katanya.

Ia menyebutkan contoh terpidana korupsi yang melarikan diri antara lain Satono (Mantan Bupati Lampung Timur), Sumita Tobing (ex Direktur TVRI), Samadikun Hartono (BLBI), Sudjiono Timan (BPUI), Djoko S Tjandra (Bank Bali), Adelin Lis, Nader Taher, dan Syarief Abdullah.

Kendati demikian, langkahKejaksaan dalam melakukan eksekusi terhadap koruptor layak diapresiasi dan didukung. "Namun demikian Koalisi Masyarakat mengingatkan pihak Kejaksaan bahwa masih terdapat sejumlah terpidana korupsi yang belum dieksekusi oleh Kejaksaan," katanya.

Proses eksekusi terhadap para koruptor tersebut penting segera dilakukan dalam rangka pengembalian supremasi hukum dan dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi.

Ia menambahkan proses eksekusi koruptor yang tertunda atau lambat justru membuka peluang bagi koruptor untuk melarikan diri atau mengajukan peninjauan kembali.

"Dari kasus korupsi yang diamati oleh Koalisi, eksekusi umumnya baru dilakukan satu sampai empat tahun setelah vonis untuk koruptor telah berkekuatan hukum tetap. Padahal jika terjalin kerjasama dan koordinasi yang baik dari Kejaksaan dengan institusi yang lain seperti Mahkamah Agung dan Kepolisian, setidaknya 14 hari setelah berkekuatan hukum tetap, koruptor bisa segera dieksekusi," katanya.

Sementara itu, Waja Darmono Menyatakan pihaknya sejak Mei 2011 sampai sekarang berhasil menangkap 72 buronan korupsi.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Andhi Nirwanto menyatakan trend banyaknya terpidana korupsi yang kabur disebabkan banyak faktor.

"Seperti karena alasan pengacara sedang diskusi, padahal menurut semua aturan dan KUHP harus sudah dieksekusi," katanya.
Yang jelas, kata dia, pihaknya sepakat jika koruptor itu harus bertanggung jawab di depan hukum.(ris/ant)

Ketentuan Ekspor TImah Direvisi

Pemerintah merevisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 44 tahun 2014 tentang Ketentuan Ekspor Timah, meskipun peraturan tersebut baru akan mulai diberlakukan pada 1 November 2014.

Pertumbuhan Ekonomi Paling Realistis 5,3 Persen

Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2014 paling realistis berada pada angka 5,3 persen atau lebih rendah dari asumsi APBN-Perubahan sebesar 5,5 persen.

30 Guru PAUD Aceh Jaya ke Jabar

Sebanyak 30 guru Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Aceh Jaya dikirim ke Jawa Barat untuk mengikuti pelatihan kompetensi tenaga pendidik di Bandung.

Pemerintah Bangun 60 Menara TVRI

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI akan membangun 60 unit menara siar untuk TVRI di seluruh Indonesia hingga 2015 karena lembaga penyiaran publik itu harus siap menghadapi sistem informasi berformat digital.

ISOC Kecam Serangan Terhadap Wanita Thailand

Komando Operasi Keamanan Internal (ISOC) mengutuk serangan bom pinggir jalan di Provinsi Pattani, yang mengakibatkan kematian seorang guru perempuan.