Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Aliansi Buruh Jatim Usulkan 8 Mei Sebagai Hari Marsinah

aliansi buruh,8 mei,hari marsinah

Posted on 08 May 2013. Hits : 422

Buruh perempuan yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jatim mengusulkan 8 Mei sebagai Hari Marsinah untuk mengenang semangat dan perjuangan kaum pekerja dalam menegakkan hak-hak normatifnya serta simbol penghargaan atas perjuangan almarhumah.

Usulan itu diwacanakan ratusan buruh perempuan yang menggelar aksi simpatik di Kawasan Rungkut Industri III Surabaya, Rabu untuk memperingati 20 tahun kematian aktivis buruh Marsinah.

Dalam aksi di samping PT Catur Putra Surya (CPS) yang merupakan pabrik arloji tempat awal Marsinah bekerja itu, para buruh perempuan membawa karangan bunga, melakukan tabur bunga, dan membagikan bunga sebagai simbol penghargaan terhadap perjuangan Marsinah.

"Dalam momen peringatan 20 tahun Marsinah pada 8 Mei 2013, kami menuntut 8 Mei dijadikan Hari Marsinah, kasus Marsinah dibuka kembali dan pembunuhnya diadili, serta segala bentuk perbudakan terhadap buruh diakhiri," kata koordinator Aliansi Buruh Jatim (ABJ) Jamaludin.

Di sela-sela aksi itu, pihaknya juga mendesak pemerintah untuk mewujudkan perlindungan terhadap buruh perempuan, akhiri keberpihakan dan keterlibatan TNI dan polisi dalam kasus perburuhan.

"20 tahun berlalu, Marsinah belum mendapatkan keadilan secara hukum, namun nasib buruh di Indonesia pun masih belum membaik, bahkan pelanggaran hak-hak buruh masih terjadi secara massif, seperti sistem perbudakan terhadap buruh di Tangerang maupun sistem outsourcing serta kontrak yang merajalela," katanya.

Aliansi Buruh Jatim mencatat 8 Mei 1993, jenazah aktivis perburuhan Marsinah ditemukan di gubuk petani dekat hutan Wilangan, Nganjuk, dengan kondisi mengenaskan, karena sekujur tubuhnya penuh luka memar bekas pukulan benda keras.

Marsinah yang kelahiran Nganjuk pada 10 April 1969 itu ditemukan terbunuh pada 8 Mei 1993 setelah menghilang selama tiga hari akibat penculikan.

"Semua itu terjadi karena Marsinah turut memperjuangkan nasib buruh di PT CPS, bahkan dia juga terlibat dalam rapat yang membahas rencana unjuk rasa pada 2 Mei 1993 di Tanggulangin, Sidoarjo," katanya.

Pada 3 Mei 1993, para buruh mencegah teman-temannya bekerja untuk berunjuk rasa, sehingga Komando Rayon Militer (Koramil) setempat turun tangan untuk mencegah aksi buruh.

Tanggal 4 Mei 1993, para buruh melakukan aksi mogok total, mereka mengajukan 12 tuntutan, termasuk perusahaan harus menaikkan upah pokok dari Rp1.700 per hari menjadi Rp2.250 per hari, serta tunjangan tetap Rp550 per hari.

Sampai dengan tanggal 5 Mei 1993, Marsinah masih aktif bersama rekan-rekannya dalam kegiatan unjuk rasa dan perundingan-perundingan. Marsinah menjadi salah seorang dari 15 orang perwakilan karyawan yang melakukan perundingan dengan pihak perusahaan.

Pasca aksi mogok 5 Mei 1993, 13 buruh dipanggil Kodim Sidoarjo dan ke-13 perwakilan buruh itu dipaksa untuk menandatangani surat PHK. Para buruh terpaksa menerima PHK karena tekanan fisik dan psikologis yang bertubi-tubi.

Dua hari kemudian menyusul delapan buruh lainnya di-PHK di tempat yang sama, sehingga Marsinah pun memprotes hal tersebut dan ia selanjutnya menghilang hingga akhirnya ditemukan meninggal.

Kasus ini selanjutnya menjadi sorotan luas sehingga sempat dilakukan proses hukum, namun Mahkamah Agung membebaskan semua terdakwa dari segala dakwaan (bebas murni).

Kasus ini menjadi kasus di ILO (Organisasi Buruh Internasional) yang dikenal sebagai kasus 1713. Hingga sekarang belum diketahui siapa pembunuh Marsinah, namun wartawan menemukan bukti forensik terkait kematian Marsinah di ruang Pasintel Kodim Sidoarjo.(ris/ant)

PAN Siap Jadi Partai Oposisi

Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional menyatakan partainya siap untuk menjadi partai oposisi lima tahun ke depan jika Mahkamah Konstitusi (MK) memenangkan pasangan capres-cawapres, Jokowi-Jusuf Kalla.

KPU Siap Patuhi Puttusan MK

Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Barat menegaskan akan menerima dan siap mematuhi apapun hasil keputusan Mahkamah Konstitusi dalam sidang sengketa Pemilu Presiden yang di jadwalkan akan diputuskan hari ini (21/8).

Pengerjaan Jalan Terhambat

Penyelesaian pengerjaan pembukaan ruas jalan dari Kuala Kurun menuju Sei Hanyu hingga Tumbang Lahung Provinsi Kalimantan Tengah terancam akan mengalami keterlambatan akibat rasionalitas perubahan APBN tahun 2014.

Mukomuko Targetkan Pembahasan RAPBD 2015 Rampung Desember

DPRD Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, periode 2014-2019 menargetkan pembahasan Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah 2015 di daerah itu rampung pada Desember 2014.

352 Spesies Ikan Karang Ditemukan Perairan Sumbawa

Sebanyak 352 spesies yang berasal dari 123 genera dan 43 famili ikan karang ditemukan di perairan Pulau Sumbawa, demikian survei yang dilakukan oleh Wildlife Conservation Society.