Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Sultra "Belajar" Pembangunan Suramadu untuk Jembatan Bahteramas

pembangunan suramadu, pembangunan jembatan, pembangunan jembatan bahtermas

Posted on 23 Jan 2013. Hits : 429

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara "belajar" ke Pemprov Jawa Timur terkait pembangunan Jembatan Suramadu dari awal perencanaan hingga pascaselesainya untuk diterapkan pada pembangunan Jembatan Bahteramas di Teluk Kendari.

Pelaksana Kadis Pekerjaan Umum PU Sultra, H Samaruddin, di Kendari, Rabu, mengatakan, kegiatan peninjauan di Jembatan Suramadu itu merupakan tindaklanjut kunjungan Dirjen Bina marga Kementerian PU, Djoko Murianto di Kendari (17/1).

"Kunjungan ke Suramadu itu, dipimpin Bapak Gubernur Sultra H Nur Alam, bersama beberapa pejabat teknis lainnya seperti Ketua Bappeda, PU dan beberapa pejabat dan SKPD lainnya," katanya.

Di Surabaya, lanjut Samaruddin, rombongan Pemprov Sultra mendapat banyak masukan dari pengelola Jembatan Suramadu mulai dari awal perencanaan pembangunan hingga pascaselesainya proyek raksasa itu yang dikerjakan lebih dari enam tahun dengan nilai seluruhnya mencapai Rp4 triliun lebih.

Ia mengatakan, yang paling prinsip pertemuan antara Pemprov dengan pengelola jembatan Suramadu itu adalah terkait pembangunan bentangan utama jembatan tersebut.

"Kalau jembatan Suramadu bentang utamanya dengan panjang 800 meter lebih dari panjang seluruh jembatan itu, 5,4 kilo meter(KM) atau 5.400 meter, maka Jembatan Bahteramas di Teluk Kendari dengan bentang utama antara 150-200 meter diharapkan bisa terealisasi sesuai dengan rencana," katanya.

Pengalaman lain, yang dipetik pada kunjungan di Suramadu adalah, selain proses perencanaan yang harus matang sebelum proyek itu dikerjakan, juga lebih utama adalah, bagaiman mendesain setelah jembatan itu selesai yang bisa mendapatkan nilai tambah dan ekonomi bagi masyarakat Sultra dan Kota Kendari pada khususnya.

Gubernur Sultra, H Nur Alam, pada keterangan terpisah mengatakan, rencana pembangunan Jembatan Teluk Kendari yang menghubungkan antara Kota Lama dengan Kelurahan Lapulu Kecamatan Abeli, dengan perkiraan dana yang dibutuhkan antara Rp400 hingga Rp500 miliar bersumber dari APBN murni di tahun 2013.

"Sebelumnya, rencana pembangunan jembatan Bahteramas Teluk Kendari itu akan dibiayai melalui bantuan hibah dari Cina sebesar Rp700 miliar, namun batal karena saat tender/lelang dianggap terlalu tinggi yakni mencapai penawaran Rp900 miliar sehingga dianggap terlalu tinggi sehingga pemprov membatalkan," kata pelaksana Kadis PU itu.

Selain itu, alasan lain bantuan hiba itu dibatalkan, karena maaterial yang akan digunakan investor asing itu (materialnya) didatangkan dari luar provinsi, sementara di Sultra bahan baku material khususnya batu gunung cukup tersedia dengan kualitas yang baik.

Dengan demikian, kata Gubernur Nur Alam, setelah melakukan peninjau pada pengelola proyek di Jembatan Suramadu, tentu akan memberikan satu pencerahan serta masukan yang berarti bagi kelanjutan pembangunan jembatan Bahteramas di Teluk Kendari itu.

"Tentu dengan kerja keras dan doa dari semua masyarakat Sultra, pembangunan jembatan Teluk Kendari dengan panjang seluruhanya 1,3 kilo meter (KM) dapat terwujud sesuai dengan rencana.(ant/id)

Wabup : Ibu Memiliki Peranan Sangat Besar

Wakil Bupati Kolaka Muhamad Jayadin mengatakan kaum ibu khususnya Dharma Wanita dinilai cukup memberikan sumbangsih terhadap pembangunan daerah ini.

Penumpang Angkutan Natal Sumut Naik Lima Persen

Dinas Perhubungan Sumatera Utara memperkirakan lonjakan penumpang pada Natal dan tahun baru tahun ini rata-rata naik lima persen pada setiap jenis angkutan yakni udara, laut, jalan dan kereta api seperti yang terjadi di tahun lalu.

Jasa Angkutan Udara Biak Tidak Tambah Penerbangan

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Frans Kaisiepo Kabupaten Biak Numfor, Papua, Mervin butarbutar mengatakan, para operator penyedia jasa penerbangan angkutan udara di Bandara Frans Kaisiepo tidak menyediakan tambahan penerbangan hari Natal dan Tahun Baru 2015.

Titin Suhartini Berlinang Air Mata Digugat Anak

Titin Suhartini (48) tak kuasa menahan tangis ketika digugat anak keduanya serta mantan suaminya, terkait dengan kepemilikan rumah yang kini ditempatinya bersama enam anaknya yang lain.

Taksi Bosowa Ekspansi Ke Banyuwangi

Grup Bosowa resmi berekspansi di sektor jasa transportasi taksi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kekuatan awal sebanyak 25 armada untuk melayani masyarakat dan para wisatawan.