Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pertumbuhan Ekonomi Malut 0,55 Persen

pertumbuhan ekonomi, maluku utara, pdrb, bps

Posted on 07 May 2013. Hits : 183

Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) mencatat, pertumbuhan ekonomi Malut Triwulan I-2013 yang diukur berdasarkan kenaikan PDRB dari Triwulan IV-2012 ke Triwulan I-2013 (qtq) mencapai 0,55 persen.

"Jika dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun 2012 mengalami pertumbuhan sebesar 6,03 persen (yoy), tetapi dari sisi sektoral, besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku Malut pada triwulan I-2013 mencapai Rp1841,03 miliar rupiah," kata Kepala BPS Malut, Adhi Wiriana di Ternate, Selasa.

Ia mengatakan, sedangkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2000 pada triwulan yang sama adalah Rp887,53 miliar, dimana pertumbuhan tertinggi (qtq) di Sektor Industri Pengolahan sebesar 2,08 persen. Sedangkan pertumbuhan terendah (q-to-q) di Sektor Bangunan sebesar -2,64 persen.

Selain itu, ada tiga Sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi (qtq) adalah Sektor Industri Pengolahan 2,08 persen, Sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran 1,26 persen, dan Sektor Pengangkutan dan Komunikasi 0,64 persen.

Sementara untuk pertumbuhan (yoy), tertinggi pertama di Sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran tumbuh 11,22 persen, kedua Sektor Pengangkutan dan Komunikasi 7,07 persen, dan ketiga Sektor Bangunan 5,99 persen.

Adhi mengatakan, untuk struktur ekonomi Malut pada triwulan I-2013 tidak mengalami perubahan, masih didominasi oleh Sektor Pertanian, Sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran serta Sektor Industri Pengolahan.

"Total kontribusi ketiganya mencapai 73,28 persen terhadap total PDRB. Dari sisi penggunaan, pertumbuhan PDRB triwulan I-2013 terhadap triwulan sebelumnya (qtq) didorong oleh kenaikan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 1,23 persen, Pengeluaran Konsumsi Lembaga Swasta Nirlaba sebesar 1,55 persen," katanya.

Begitu pula pada pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar -4,63 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar -1,67 persen, Ekspor Barang dan Jasa sebesar 0,57 persen, dan Impor Barang dan Jasa sebesar -1,05 persen.

BPS Malut juga mencatat pertumbuhan PDRB penggunaan triwulan I-2013 dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2012 sebesar 6.03 persen (yoy) didukung Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 8,46 persen, Pengeluaran Konsumsi Lembaga Swasta Nirlaba 5,31 persen, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 10,46 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto 10,68 persen, Ekspor Barang dan Jasa 2,42 persen, dan Impor Barang dan Jasa 8,08 persen.

"Pada Triwulan I-2013, PDRB Atas Dasar Harga Berlaku yang terbentuk di Provinsi Malut sebesar Rp1.841,03 miliar, mengalami peningkatan dari triwulan sebelumnya yang sebesar 1.807,87 miliar rupiah," katanya.

Atas Dasar Harga Konstan 2000, pada Triwulan I-2013 tercipta PDRB sebesar Rp887,53 miliar, lebih besar bila dibandingkan dengan PDRB yang terbentuk pada Triwulan IV-2012 yang sebesar Rp882,71 miliar. (ant/as)

Demonstran Hadang Ratusan Mobil Kontraktor

Massa yang tergabung dalam Komite Reformasi Perjuangan Hak Putra Melayu Riau (KRPHPMR) menggelar demonstrasi dengan menghadang sekitar 200 unit mobil kontraktor PT Chevron Pacific Indonesia di Duri, Bengkalis, Riau, Senin.

Hamilton Juara Dunia Setelah Menang Di Abu Dhabi

Lewis Hamilton dimahkotai gelar juara dunia kategori pebalap 2014 pada Minggu, setelah ia memenangi balap penutup musim Grand Prix Abu Dhabi.

Perundingan Darfur Dimulai di Addis Ababa

Perundingan-perundingan antara pemerintah dan kelompok pemberontak Sudan, "Gerakan Kesetaraan dan Keadilan" dan "Gerakan Pembebasan Sudan" dimulai di Addis Ababa, Ethiopia, Ahad, menurut laporan media resmi.

Nasdem Minta Pemkab Tangani Banjir Jangka Panjang

Penggurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Nasional Demokrat Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meminta pemerintah setempat memikirkan cara penanganan banjir bandang di daerah itu untuk jangka panjang.

Akfar Samarinda Akui Perhatian Gubernur Terhadap Pendidikan

Direktur Akademi Farmasi (Akfar) Samarinda Fahmi Supomo mengakui perhatian Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak terhadap pembangunan bidang pendidikan yang dirasakan para mahasiswa dan dosen.