Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Peresmian 10 Proyek Pembangunan Kalsel Dibatalkan

pembatalan peresmian, kalimantan selatan, proyek pembangunan

Posted on 29 May 2013. Hits : 409

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemprov Kalsel, Jasran mengatakan rencana peresmian sepuluh proyek pembangunan oleh Wakil Presiden Boediono di Banjarbaru pada Kamis (30/5) batal dilaksanakan.

Menurut Jasran di Banjarmasin, Rabu, pembatalan rencana peresmian sepuluh proyek tersebut baru diterima pihak panitia Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada H-1 pelaksanaan bulan bakti gotong royong.

"Saya baru terima informasi pembatalan dari Sekretariat Wakil Presiden pada H-1 acara, padahal seluruh direksi perusahaan yang akan diresmikan, sudah terlanjur datang di Banjarmasin," katanya.

Menurut Jasran, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari tim sekretariat Wapres terkait pembatalan yang mendadak tersebut, tim pusat hanya menyatakan bahwa Wapres tidak meresmikan sepuluh proyek yang tercantum dalam jadwal acara.

Bahkan, tambah Jasran, tim sekretariat Wapres, juga meminta agar panitia menurunkan seluruh baliho yanga berisi tentang rencana peresmian sepuluh perusahaan tersebut.

"Tentu saja kami sangat kecewa, karena proyek-proyek tersebut merupakan kebanggaan dan hasil kerja keras kami bersama, bahwa disaat krisis seperti ini masih ada investor yang masuk ke daerah," katanya.

Selain itu, tambah Jasran, dengan adanya proyek-proyek tersebut, tenaga kerja yang terserap cukup besar, dan mampu membawa pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan berkembang cukup positif.

Sehingga wajar, tambah Jasran, bila pemerintah pusat mendukung pengembangan perusahaan tersebut melalui peresmian yang dilakukan oleh Wakil Presiden, tetapi kenapa justru dibatalkan.

Menurut Jasran, pembatalan di saat hari-hari terakhir, cukup memalukan panitia daerah, karena sebagian direksi perusahaan yang diundang telah hadir, bahkan sebagian sudah di bandara Jakarta, untuk terbang ke Banjarmasin.

"Padahal proyek-proyek yang akan diresmikan merupakan proyek pendukung kelancaran program MP3EI yang juga merupakan program pembangunan pusat, seharusnya mendapatkan respon positif dari pemerintah," katanya.

Sepuluh proyek pembangunan yang dibatalkan tersebut yaitu, fly over di Jalan Gatot Subroto Banjarmasin, PLTU Asam-Asam, sekolah unggulan provinsi, pabrik minyak goreng keret crushing dengan kapasitas 300.000 ton/tahun.

Selain itu, pabrik minyak goreng kapasitas 2.500 ton/hari, pembangunan pabrik baja, infrastruktur pertambangan, PLTU PT Adaro, pengembangan terminal peti kemas pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan pembangunan dry iron core.

Jasran menambahkan, berdasarkan informasi, pembatalan peresmian proyek tersebut juga membuat kementerian perekonomian yang akan hadir pada acara tersebut, juga batal berangkat ke Banjarmasin.

"Terus terang kami sangat kecewa dan malu dengan adanya pembatalan ini," katanya. (ant/as)

Mendag Diminta Cabut Permendag 44/2014

Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Sihol Manulang meminta Menteri Perdagangan Rachmat Gobel untuk mencabut Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 44 Tahun 2014, karena mendorong penyelundupan timah dalam jumlah besar.

Uranium Sulbar Tidak Dikomersialisasi

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyatakan kandungan uranium yang terdapat di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat tidak akan dibuat menjadi komersial tetapi untuk pembangunan bangsa ini.

Pemerintah Akan Perkuat Sistem Logistik Nasional

Pemerintahan Indonesia akan mengoptimalkan penerapan sistem logistik nasional untuk meningkatkan industri logistik Tanah Air, kata Asisten Deputi Fasilitas Sistem Logistik dan Perdagangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Erwin Raza.

KRKP Berharap Pemerintah Lirik Kedelai Edamame

Pemerintah diharapkan dapat melirik produksi kedelai edamame, pasalnya komoditi tersebut memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan memberikan keuntungan bagi petaninya, kata Manager Advokasi dan Jaringan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah.

Kota Batu Gratiskan Sekolah Swasta

Seluruh sekolah swasta mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK swasta di wilayah Kota Batu, Jawa Timur, mulai tahun pelajaran 2015 digratiskan karena biaya operasional sekolah didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).