Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pemerintah Pastikan Bitung dan Palu Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

bitung, kawasan ekonomi khusus, sulawesi tengah

Posted on 26 Jul 2013. Hits : 233

Pemerintah memastikan penetapan Bitung di Sulawesi Utara dan Palu di Sulawesi Tengah, sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), karena dua wilayah tersebut telah memenuhi evaluasi dan memiliki persyaratan memadai.

"Diperkirakan tahun ini yang pasti akan segera kita keluarkan adalah Bitung dan Palu, karena mereka telah siap, bahkan pembangunan jalan tol Manado-Bitung akan dilakukan tahun ini," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa seusai rapat koordinasi membahas pengusulan KEK di Jakarta, Jumat.

Hatta mengatakan saat ini sejumlah perusahaan bersiap untuk berinvestasi di kawasan Bitung, sedangkan Palu dianggap cocok sebagai kawasan ekonomi khusus karena memiliki potensi dalam bidang pertanian dan pertambangan.

"Perusahaan yang masuk di Bitung, sudah siap. Sedangkan untuk Palu, seluruh prasyarat sudah terpenuhi, kita harapkan daerah tersebut akan berkembang karena memiliki potensi untuk pembangunan smelter," katanya.

Sementara, untuk penetapan Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Maloy di Kalimantan Timur dan Tanjung Api-Api di Sumatera Selatan sebagai KEK, masih belum dapat dilakukan karena belum memenuhi syarat.

"Kami meminta pemerintah daerah untuk melengkapi (persyaratan) seperti Mandalika dan Tanjung Api-Api, ini sudah hampir selesai, tapi masih menunggu blue print atau rencana perluasan pembangunan kawasan. Sedangkan untuk Maloy, kami menunggu konfirmasi pemerintah daerah," ujarnya.

Terkait perkembangan di KEK Sei Mangke, Sumatera Utara, Hatta memastikan masa produksi dari perusahaan yang berinvestasi di kawasan tersebut, PT Unilever, akan dimulai pada Oktober 2014.

"Produksi akan mulai Oktober 2014, dan itu akan menjadi satu-satunya perusahaan hilirisasi. Sedangkan, pelabuhan untuk curah segera selesai sebelum Oktober 2014 di Kuala Tanjung, demikian pula pelabuhan samudera dan kontainer mulai dibangun tahun depan," ujarnya.

Hatta mengharapkan kawasan Sei Mangke tersebut akan terintegrasi secara maksimal, dengan wilayah Kuala Tanjung, setelah pengelolaan PT Inalum beralih ke tangan pemerintah pada November 2013.

"Kawasan itu akan sangat ideal, karena adanya gerbang barat, selain Kuala Tanjung ada disitu, ada Inalum yang akan kita jadikan industri berbasis mineral alumina dan tentunya hilirisasi," ujarnya. (ant/as)

PASI Harapkan Satu Organisasi Olahraga

Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Mohammad Hasan mengharapkan hanya ada satu induk organisasi keolahragaan yang mengurusi cabang-cabang olahraga di Indonesia.

Mendag Diminta Cabut Permendag 44/2014

Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Sihol Manulang meminta Menteri Perdagangan Rachmat Gobel untuk mencabut Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 44 Tahun 2014, karena mendorong penyelundupan timah dalam jumlah besar.

Uranium Sulbar Tidak Dikomersialisasi

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyatakan kandungan uranium yang terdapat di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat tidak akan dibuat menjadi komersial tetapi untuk pembangunan bangsa ini.

Pemerintah Akan Perkuat Sistem Logistik Nasional

Pemerintahan Indonesia akan mengoptimalkan penerapan sistem logistik nasional untuk meningkatkan industri logistik Tanah Air, kata Asisten Deputi Fasilitas Sistem Logistik dan Perdagangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Erwin Raza.

KRKP Berharap Pemerintah Lirik Kedelai Edamame

Pemerintah diharapkan dapat melirik produksi kedelai edamame, pasalnya komoditi tersebut memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan memberikan keuntungan bagi petaninya, kata Manager Advokasi dan Jaringan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah.