Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kesyahbandaran Dumai: Cuaca Buruk Hingga 16 Januari

dumai, provinsi riau, cuaca buruk

Posted on 15 Jan 2013. Hits : 425

Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai, Provinsi Riau, mengeluarkan peringatan dini kejadian cuaca buruk di sejumlah perairan di Kepulauan Riau dan Sumatera mulai 11 Januari hingga 16 Januari 2013.

Kasi Keselamatan Berlayar Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai Ivan Apriano Polin, Selasa menyatakan, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG bahwa cuaca buruk akibat angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi di perairan Indonesia harus diantisipasi dini oleh para pengguna jasa kepelabuhanan.

"Maklumat pelayaran dari Dirjen Hubla Kemenhub meminta para syahbandar memberikan peringatan dini akan terjadinya cuaca buruk di sejumlah perairan," katanya.

Dia menjelaskan, diprediksi akan terjadi gelombang tinggi 2-3 meter di perairan Sumatera Barat dan Kepulauan Mentawai serta di beberapa perairan wilayah Sulawesi, Maluku, Halmahera, Manokwari, Biak dan Samudera Pasifik sebelah utara Papua.

Selanjutnya, gelombang tinggi dari 3 hingga 4 meter di Perairan Kepulauan Riau dan Jambi, Bangka Belitung, Selat Karimata dan Perairan Bengkulu serta beberapa bagian di Lampung.

Terkait cuaca buruk tersebut, diinstruksikan kepada syahbandar agar menunda pemberian surat persetujuan berlayar bagi kapal yang akan berangkat dari Pelabuhan Dumai.

"Peringatan dini ini hanya diberlakukan bagi kapal yang berkapasitas 5 ribu GT kebawah dan kapal penumpang maupun kargo, dan kami hanya bersifat menyarankan agar menunda keberangkatan akibat cuaca buruk ini," katanya.

Ivan menerangkan, sejauh ini beberapa kapal ada yang menunda keberangkatan, seperti rencana kapal kargo pengekspor sayuran ke negara Singapura.

Sedangkan untuk kapal penumpang, tongkang, Ro-Ro dan Fery berkecepatan tinggi yang tetap berangkat tetap dikeluarkan izin berlayar hanya sampai ke wilayah perairan Bengkalis yang dirasa masih aman.

"Kami hanya mengizinkan berlayar sampai ke perairan Bengkalis, dan untuk melanjutkan perjalanan harus dengan izin Syahbandar setempat," ujarnya.(ant/id)

Agama Suku Baduy Diminta Masuk E-KTP

Pemuka adat Baduy yang tinggal di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, meminta pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla mencantumkan kepercayaan Sunda Wiwitan sebagai agama pada kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.

Kalteng Target Satu Desa Satu PAUD

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan program satu desa satu satu lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) pada 2015 nanti.

Aceh Ekspor Daun Nipah

Pengusaha Aceh akan melakukan ekspor perdana daun nipah sebagai salah satu bahan baku pembuat rokok ke Malaysia melalui Pelabuhan Kuala Langsa, Kota Langsa.

Jokowi Diminta Benahi 'Sea Coast Guard'

Kamar Dagang dan Industri Indonesia meminta pemerintahan Joko Widodo untuk membenahi masalah Badan Penjagaan Laut dan Pantai (Sea and Coast Guard) yang belum disahkan.

Tingkat Konsumsi Ikan Masyarakat Masih Rendah

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat angka konsumsi ikan warga di daerah itu hingga saat ini masih rendah atau jauh di bawah rata-rata perkapita nasional.