Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Jasa Airport Layani 'Ground Handling' Tiger Airways

angkasa semesta, operator ground handling, pengecekan kondisi pesawat

Posted on 03 Jul 2013. Hits : 436

Perseroan Terbatas Jasa Angkasa Semesta Tbk operator 'ground handling' di sejumlah bandara di Indonesia mendapat kepercayaan mengelola layanan penumpang, bongkar muat kargo, dan pengecekan kondisi pesawat Maskapai Tiger Airways di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta.

Layanan 'ground handling' tersebut seiring dengan dibukanya rute penerbangan langsung nonsetop Singapura Yogyakarta (pp) setiap hari oleh Tiger Airways per 1 Juli 2013.

Layanan yang diberikan oleh JAS Airport Services kepada penumpang dan pesawat Tiger Airways di Yogyakarta, di antaranya layanan kedatangan, penjualan, dan check in tiket serta porter untuk kargo penumpang, kata Chief Executive Officer (CEO) PT Jasa Angkasa Semesta, Tbk. (JAS Airport Services) Adji Gunawan di Jakarta, Rabu.

Kontrak kerja sama kedua perusahaan berlangsung hingga 2015 dengan opsi perpanjangan yang disepakati bersama.

'Merupakan kebanggaan bagi kami yang mendapat kepercayaan mengelola 'ground handling' Tiger Airways yang merupakan maskapai internasional. Kami berkomitmen memberikan layanan berkualitas dalam mendukung Kota Yogyakarta sebagai tujuan wisata dunia sehingga dapat berkontribusi dalam memajukan pariwisata nasional pada umumnya dan Yogyakarta pada khususnya,' ujar  Adji.

Adji mengatakan bahwa JAS juga memberikan sejumlah layanan utama lainnya kepada Tiger Airways di Bandara Adi Sucipto, meliputi gate services, flight operations services, ramp services, dan berbagai layanan penumpang dan pesawat lainnya.

Kepercayaan itu tak lepas dari kualitas layanan JAS yang telah mendapat sertifikasi ISAGO (IATA Safety Audit for Ground Operations).

ISAGO merupakan sistem audit yang disusun oleh IATA (International Air Transport Association) yang diterapkan kepada operator 'ground handling' sesuai dengan standar dan prinsip audit internasional.

Sejak pertama kali mengelola layanan 'ground handling' di Bandara Adi Sucipto pada tahun 2007, kualitas layanan JAS telah mendapat pengakuan berbagai maskapai internasional.

Bahkan, Maskapai Air Asia memberikan predikat 'ground handling agent' terbaik terhadap layanan JAS di Bandara Adi Sucipto dari seluruh rute penerbangannya di Indonesia.

Seperti diketahui, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai salah satu tujuan favorit wisatawan domestik dan mancanegara, membuat volume kedatangan dan keberangkatan penumpang di Bandara Adisucipto tergolong tinggi di Indonesia.

Menurut data BPS Yogyakarta, Jumlah kedatangan penumpang pesawat udara komersial melalui Bandara Adi Sucipto Yogyakarta pada bulan Mei 2013 mencapai 247.867 orang yang terdiri atas 234.385 penumpang domestik dan 13.482 penumpang internasional. Jumlah itu meningkat meningkat 16,97 persen dari April 2013.

Sementara itu, keberangkatan penumpang mencapai 239.127 orang terdiri atas 227.801 penumpang domestik dan 11.326 penumpang internasional meningkat 13,75 persen dari bulan sebelumnya.

'Sejalan dengan makin tingginya volume penumpang dan kargo pesawat udara, kami berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan di bidang 'ground handling'. Ke depan, kami berencana mengelola dan meningkatkan kualitas layanan 'ground handling' bandara lainnya di Indonesia agar dapat bersaing dengan berbagai bandara internasional di luar negeri,' kata Adji.

Perseroan Terbatas (PT) Jasa Angkasa Semesta Tbk. berdiri pada tahun 1984 sebagai penyedia layanan 'ground handling' dengan 'brand' JAS Airport Services.

Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1985 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta dengan melayani berbagai maskapai internasional, di antaranya Cathay Pacific, Malaysia Airlines, Lufthansa, dan Singapore Airlines sebagai pelanggan pertama.(ant/rd)

'Blue Economy' Dorong Industri Baru

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, mengemukakan bahwa konsep ekonomi biru atau 'blue economy' menekankan pentingnya pengelolaan laut berkelanjutan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi kemakmuran rakyat.

Temanggung Rawan Krisis Air Bersih

Sebanyak enam kecamatan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terancam krisis air bersih pada musim kemarau tahun ini.

Tarif Listrik Picu Inflasi

Tarif listrik memicu inflasi Jawa Timur pada bulan Agustus 2014 sebesar 0,37 persen karena terjadinya peningkatan tarif 3,89 persen hingga menjadikannya sebagai penyumbang tertinggi terhadap inflasi.

KKP Siapkan SDM Unggul

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan sumber daya manusia unggul yang dapat bersaing di dunia global terutama dalam sektor kelautan dan perikanan.

Eksekutif Diminta Selektif Mencari Investor

Anggota Komisi III bidang pembangunan dan sarana prasarana DPRD Kota Mataram Zaitun meminta pihak eksekutif ke depan lebih selektif mencari calon investor.