Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Harga Beras Stabil di Awal Tahun 2013

harga beras, bandarlampung, bulog, op, operasi pasar

Posted on 04 Jan 2013. Hits : 1365

Sejumlah pedagang beras menyebutkan harga beras di Bandarlampung masih stabil di awal tahun 2013, dan pasokannya tetap lancar meski seluruh wilayah Lampung dilanda musim hujan belakangan ini.

"Meski kondisi cuaca hujan sehingga menghambat pengeringan gabah, namun harga beras masih bertahan seperti akhir tahun lalu dan pasokannya tetap lancar," kata Rodjie, salah satu pedagang beras di Pasar Tugu Bandarlampung, Jumat.

Ia menyebutkan harga beras asalan berkisar Rp7.800-Rp8.000/kg, kecuali beras OP Bulog Rp7.500/kg. Harga beras kualitas sedang berkisar Rp8.500-Rp9.500/kg, dan beras premium di atas Rp10.000/kg.

Menurut dia, volume penjualan beras juga tidak mengalami peningkatan atau sama seperti Desember tahun lalu, dan pasokannya melimpah.

"Stok beras juga melimpah, apalagi kini digelar OP beras Bulog. Tidak sulit mendapatkan beras dari penggilingan," katanya.

Para pedagang lainnya juga menyebutkan stok beras cukup banyak tersedia dan harganya relatif stabil seperti akhir tahun 2012.

Sementara itu, beras Bulog yang dijual melalui Operasi Pasar (OP) kurang diminati warga karena harganya tidak berbeda jauh dengan harga beras yang dijual para pedagang setempat.

"Kami menjual beras OP, juga beras produksi Lampung. Karena disparitas harganya tipis, banyak konsumen lebih suka memilih beras asalan lokal daripada beras OP itu," kata Rodjie.

Ia menyebutkan pihaknya tetap menawarkan beras OP kepada pembeli.

"Mereka hanya membeli beberapa kilogram saja beras OP, tetap lebih suka membeli beras lokal," katanya.

Namun, ia menyebutkan OP beras Bulog itu berperan besar untuk menahan laju kenaikan harga beras di Lampung, terutama saat kondisi cuaca hujan seperti sekarang.

Saat cuaca berhujan, petani dan penggilingan sulit mengeringkan gabah, karena umumnya gabah masih dikeringkan menggunakan terik matahari.

Ia juga menyebutkan OP beras Bulog itu juga mendorong penggilingan untuk segera menjual berasnya ke pasar agar pangsa pasarnya tidak tergerus beras Bulog.

"OP beras Bulog ini mengungutungkan masyarakat, meski yang membelinya masih sedikit dibandingkan beras lokal lainnya," katanya. (ant/ed)

Dinkes: Polusi Asap Riau Dalam Status Berbahaya

Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyatakan polusi asap kebakaran lahan dan hutan mencapai status bahaya pada Selasa, sehingga dinilai sangat membahayakan bagi manusia.

Semak Di Kawasan Kantor Pemprov Babel Terbakar

Semak belukar di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terbakar, sehingga menimbulkan asap yang cukup tebal yang mengganggu suasana kerja pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintahan daerah setempat.

BPBD Simalungun Harapkan Anggaran Bencana Dari Pusat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten Simalungun, Simalungun, mengupayakan adanya bantuan anggaran dari pemerintah pusat untuk penanggulangan bencana alam di daerah setempat sampai akhir 2015.

BPPT Lakukan TMC Di Dua Waduk PLTA

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan upaya teknologi modifikasi cuaca (TMC) guna menanggulangi berkurangnya debit air di Waduk Koto Panjang dan Waduk Singkarak yang merupakan sumber dari pembangkit listrik tenaga air.

Universitas Diharapkan Mampu Ciptakan SDM Unggul

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo mengatakan universitas diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul dalam menghadapi tantangan global.