Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Ekonomi Libya Melonjak Setelah Revolusi

libya, ekonomi libya, perekonomian libya

Posted on 24 May 2013. Hits : 271

Ekonomi Libya melonjak 105 persen pada 2012 dan akan tumbuh 20,2 persen tahun ini, karena terus pulih dari krisis yang disertai pemberontakan menggulingkan Muamar Gaddafi, Dana Moneter Internasional mengatakan pada Kamis.

Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan dalam penilaian terbarunya atas prospek negara Afrika Utara kaya minyak itu, sementara "situasi politik sedang menjalani normalisasi", pemerintah tidak memiliki kontrol atas bagian-bagian negara itu.

"Sementara pemerintah baru menyatukan berbagai kelompok kepentingan, negara itu terus menghadapi lanskap politik yang terfragmentasi dan perebutan kekuasaan suku, yang menyulitkan penyusunan konstitusi baru dan upaya untuk membangun kembali keamanan dan penegakan hukum." "Berlarut-larutnya ketidakpastian politik dan keamanan ini serta kerentanan terhadap fluktuasi harga minyak, menambah tantangan signifikan yang dihadapi oleh transisi," kata IMF, mendorong pemerintah untuk bergerak cepat dalam melaksanakan program reformasi mereka.

Minyak dan gas memberikan kontribusi lebih dari 80 persen terhadap PDB negara di Afrika Utara itu dan naik menjadi 97 persen dari pendapatan ekspornya.

IMF mencatat bahwa, setelah terjun 72 persen pada 2011, selama pemberontakan melawan Muamar Gaddafi, produksi hidrokarbon meroket 211 persen pada 2012 dan akan tumbuh hampir 17 persen tahun ini.

Dikatakan ekspor hidrokarbon akan meningkat 63 persen tahun ini.

Di sisi domestik, inflasi akan menetap menjadi 2,0 persen pada 2013 dari 6,1 persen tahun lalu dan 15,9 persen pada 2011.

IMF juga menyoroti keputusan oleh Dewan Umum Nasional pada Januari untuk melarang bunga atas transaksi keuangan, dengan perusahaan-perusahaan dan entitas negara dilarang membayar dan menerima bunga mulai awal 2015.

Hal itu akan menghalangi pinjaman bank konvensional, IMF merekomendasikan "pemerintah mempertimbangkan untuk menunda pelaksanaan hukum baru itu sampai sektor keuangan mampu memenuhi itu." (ant/as)

KPU Diminta Perinci Tahapan Pilkada 2015

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri, menyarankan agar Komisi Pemilihan Umum merancang tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak dengan rinci sehingga tidak melewati tahun 2015, kata Direktur Jenderal Otonomi Daerah Djohermansyah Djohan.

Bengkulu Tergenang Banjir

Sejumlah wilayah di Kota Bengkulu tergenang akibat tingginya curah hujan yang terjadi di kota tersebut beberapa hari terakhir.

Insa Usulkan Dua Rute Tol Laut

Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (Insa) mengusulkan ke Kementerian Perhubungan dua rute tol laut yang akan dilaksanakan secara bertahap dengan mengoptimalkan rute pelayaran kontainer serta layanan keperintisan.

Sumsel Akan Kurangi Perjalanan Dinas

Pemerintah Provinsi Sumatera akan mengurangi perjalan dinas untuk menghemat dana sesuai dengan keputusan pemerintah pusat agar setiap provinsi dan kabupaten serta kota melakukan penghematan anggaran.

Vaksin Ebola Glaxo Lewati Ujian Awal

Percobaan Vaksin virus Ebola yang dibuat oleh perusahaan farmasi AS Glaxo Smith Kline berhasil melewati tes tahap pertama tanpa menimbulkan efek samping yang serius pada beberapa sukarelawan yang diuji.