Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Penjaga Pantai Filipina Akui Bunuh Nelayan Taiwan

penjaga pantai,akui bunuh nelayan, asal taiwan

Posted on 10 May 2013. Hits : 319

Kesatuan Penjaga Pantai Filipina Jumat mengaku membunuh seorang nelayan Taiwan di laut Filipina utara pada Kamis di satu konferensi pers di Manila, Jumat.

Namun, Penjaga Pantai mengatakan personilnya menembaki kapal Taiwan dalam membela diri.

Para Penjaga Pantai Filipina (PCG) mengatakan dalam satu pernyataan yang dikeluarkan pada konferensi pers, bahwa "kapal penangkap ikan Taiwan itu berulang kali mencoba untuk menghantam kapal MCS3001 kami dan memaksa MCS kami melepaskan tembakan peringatan, yang akhirnya bagian mesin kapal itu lumpuh sama sekali." Kapal Penjaga Pantai tidak dapat memverifikasi apa yang terjadi pada kapal penangkap ikan Taiwan itu, dan kemudian mendapat informasi bahwa salah satu nelayan Taiwan tersebut meninggal, kata ketua PCG Laksamana Muda Rodolfo Diwata Isorena.

PCG akan membebastugaskan semua personel kapal MCS3001 saat penyelidikan sedang berlangsung, kata PCG.

Menurut laporan media, seorang nelayan Taiwan ditembak mati pada Kamis pagi ketika satu kapal Filipina menembaki sebuah kapal nelayan Taiwan.(ris/ant)

Jembatan Pola Tahun Jamak Akan Dibangun

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bakal membangun lima jembatan dengan pola pekerjaan tahun jamak yang akan diatur dalam rancangan peraturan daerah (raperda).

Banyak Darah Belum Penuhi RTH

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan masih banyak daerah belum memenuhi ketentuan keberadaan Ruang Terbuka Hijau sebanyak 30 persen dari luas wilayah di suatu daerah, sesuai dengan UU No.

Batas Kepemilikan Asing Masih Dibahas

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad enggan berkomentar banyak mengenai batas kepemilikan asing di Rancangan Undang-undang Perbankan, namun dia menegaskan usulan batas maksimal kepemilikan asing sebesar 40 persen belum bulat dan masih dibahas.

Kebun Raya Batam Berstandar Internasional

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, Kebun Raya Batam diupayakan berstandar internasional agar mampu menjadi pusat konservasi tumbuhan pulau dan pesisir dunia.

Mantan Kepala BPN Jadi Tersangka Korupsi

Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kampar berinisial ZY, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi manipulasi penerbitan sertifikat hak milik di Kawasan Taman Nasional Tesso Nelo.