Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Penjaga Pantai Filipina Akui Bunuh Nelayan Taiwan

penjaga pantai,akui bunuh nelayan, asal taiwan

Posted on 10 May 2013. Hits : 319

Kesatuan Penjaga Pantai Filipina Jumat mengaku membunuh seorang nelayan Taiwan di laut Filipina utara pada Kamis di satu konferensi pers di Manila, Jumat.

Namun, Penjaga Pantai mengatakan personilnya menembaki kapal Taiwan dalam membela diri.

Para Penjaga Pantai Filipina (PCG) mengatakan dalam satu pernyataan yang dikeluarkan pada konferensi pers, bahwa "kapal penangkap ikan Taiwan itu berulang kali mencoba untuk menghantam kapal MCS3001 kami dan memaksa MCS kami melepaskan tembakan peringatan, yang akhirnya bagian mesin kapal itu lumpuh sama sekali." Kapal Penjaga Pantai tidak dapat memverifikasi apa yang terjadi pada kapal penangkap ikan Taiwan itu, dan kemudian mendapat informasi bahwa salah satu nelayan Taiwan tersebut meninggal, kata ketua PCG Laksamana Muda Rodolfo Diwata Isorena.

PCG akan membebastugaskan semua personel kapal MCS3001 saat penyelidikan sedang berlangsung, kata PCG.

Menurut laporan media, seorang nelayan Taiwan ditembak mati pada Kamis pagi ketika satu kapal Filipina menembaki sebuah kapal nelayan Taiwan.(ris/ant)

Aset BNI di Tokyo Capai 54 Miliar Yen

BNI Cabang Tokyo mencatatkan peningkatan aset dari 33 miliar yen sepanjang 2013 dan meningkat hingga 54 miliar yyn pada 8 bulan pertama 2014.

Disnak Beri Arahan Pengurus DKM

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memberikan arahan kepada 180 pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menghadapi Idul Adha tentang pemahaman hewan kurban.

KKP Diimbau Pekerjakan Warga

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengimbau PT Kalimantan Prima Persada (KPP) selaku perusahaan baru sektor pertambangan batu bara di Desa Paring Luhung mempekerjakan warga lokal.

Bandung Target Rp 900 Juta Untuk PMI

Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menargetkan kuota tahun 2014 dapat terkumpul dana sekitar Rp900 juta untuk keperluan Palang Merah Indonesia (PMI).