Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Penjaga Pantai Filipina Akui Bunuh Nelayan Taiwan

penjaga pantai,akui bunuh nelayan, asal taiwan

Posted on 10 May 2013. Hits : 319

Kesatuan Penjaga Pantai Filipina Jumat mengaku membunuh seorang nelayan Taiwan di laut Filipina utara pada Kamis di satu konferensi pers di Manila, Jumat.

Namun, Penjaga Pantai mengatakan personilnya menembaki kapal Taiwan dalam membela diri.

Para Penjaga Pantai Filipina (PCG) mengatakan dalam satu pernyataan yang dikeluarkan pada konferensi pers, bahwa "kapal penangkap ikan Taiwan itu berulang kali mencoba untuk menghantam kapal MCS3001 kami dan memaksa MCS kami melepaskan tembakan peringatan, yang akhirnya bagian mesin kapal itu lumpuh sama sekali." Kapal Penjaga Pantai tidak dapat memverifikasi apa yang terjadi pada kapal penangkap ikan Taiwan itu, dan kemudian mendapat informasi bahwa salah satu nelayan Taiwan tersebut meninggal, kata ketua PCG Laksamana Muda Rodolfo Diwata Isorena.

PCG akan membebastugaskan semua personel kapal MCS3001 saat penyelidikan sedang berlangsung, kata PCG.

Menurut laporan media, seorang nelayan Taiwan ditembak mati pada Kamis pagi ketika satu kapal Filipina menembaki sebuah kapal nelayan Taiwan.(ris/ant)

Tokoh Aceh Tuntut Janji Pemekaran Aceh 2016

Tokoh pemrakarsa Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS) Cut Agam mendesak pemerintah segera merealisasikan pemekaran Provinsi Aceh yang terdiri dari 23 kabupaten/kota sesuai grend desain (rencana besar) pada 2016.

DPRD Minta Opini Disclaimer Jangan Terulang Kembali

Wakil Ketua DPRD Banten Ali Zamroni meminta opini disclaimer dari BPK atas laporan hasil pemeriksanaan (LHP) laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) provinsi itu jangan sampai terulang lagi pada tahun berikutnya.

LSM Lingkungan Laporkan Ijazah Cawagub Kepri

Lembaga Swadaya Masyarakat Karimun Hijau melaporkan ijazah yang digunakan Nurdin Basirun untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) berpasangan dengan HM Sani ke KPU dan Bawaslu setempat.

Unimed Kirim Guru Produktif Mengajar Ke Aceh-Sumut-Riau

Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan mengirimkan 50 orang guru produktif untuk mengajar ke sejumlah Sekolah Menengah Keterampilan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.